Beras Premium Mulai Langka, Pemkot Malang Cek Distributor

  • 09 Sep 2026 15:29 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Pemerintah Kota Malang akan mengecek gudang dan produsen beras menyusul mulai terbatasnya pasokan beras premium di sejumlah pasar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyebab menurunnya suplai sekaligus menjaga ketersediaan beras bagi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan pemantauan kembali akan dilakukan ke sejumlah gudang dan distributor. Hasil pengecekan nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan menentukan langkah intervensi.

“Kami akan cek ke gudang, kemudian informasi dari produsen. Setelah itu kami laporkan apakah perlu operasi pasar atau intervensi pemerintah,” kata Eko kepada RRI, Rabu 9 September 2026.

Menurut Eko, dari pantauan sebelumnya sejumlah pedagang mengaku pasokan beras premium mengalami penurunan. Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi meningkatnya harga pengambilan beras dari distributor, sehingga pedagang juga harus menyesuaikan harga jual.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap beras premium masih cukup tinggi. Eko menyebut masyarakat masih mencari beras premium meski pasokannya di pasar mulai terbatas.

Meski demikian, Pemkot Malang memastikan stok beras secara umum masih aman. Ketersediaan beras medium dan beras SPHP juga disebut masih tersedia di pasar.

Eko menyebut keterbatasan pasokan beras premium juga berkaitan dengan kondisi musim tanam yang belum memasuki masa panen. Pasokan diharapkan kembali meningkat ketika musim panen tiba.

Terkait kemungkinan adanya permainan atau penimbunan oleh distributor, Eko belum dapat memastikan hal tersebut. Pemkot akan berkoordinasi dengan jajaran terkait, termasuk Satgas Pangan, untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Kami belum bisa memastikan sampai ke sana. Pasti nanti kami kerja sama dengan Satgas Pangan dan turun ke lapangan,” ujarnya.

Pemkot Malang sebelumnya juga telah melakukan pengawasan bersama Bulog dan Bapanas di Pasar Bunul. Untuk intervensi dari pemerintah pusat, pelaksanaannya nantinya dapat dilakukan melalui instansi terkait maupun Bulog, dengan Diskopindag tetap memantau perkembangan pasokan dan harga beras di pasar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....