Tiga Sektor Jadi Prioritas APBD Perubahan Malang

  • 02 Sep 2026 16:22 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Pemerintah Kota Malang memastikan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap menjadi prioritas dalam penyusunan APBD Perubahan 2026.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, ketiga sektor tersebut menjadi perhatian utama karena membutuhkan dukungan anggaran untuk menunjang pelayanan dan pembangunan daerah.

Menurut Wahyu, sebagian pembiayaan program juga akan bersumber dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA). Namun, penggunaannya masih akan dibahas bersama DPRD Kota Malang.

“Prioritas ya pendidikan, kemarin yang dari SiLPA ini kan banyak ke pendidikan, kemudian ada kesehatan dan infrastruktur,” ujar Wahyu, Rabu, 2 September 2026.

Ia menyebut kenaikan belanja daerah sekitar 6 persen telah diperhitungkan dengan melihat kemampuan pendapatan, dana transfer, serta sumber pembiayaan lainnya.

“Kita sudah mempertimbangkan. Ada beberapa kegiatan yang memang belum teralokasikan dan itu harus ada di APBD Perubahan,” katanya.

Wahyu memastikan tambahan belanja tidak semata-mata untuk meningkatkan penyerapan anggaran. Alokasi akan diarahkan pada kegiatan yang memang belum terakomodasi dan dinilai perlu direalisasikan.

Pembahasan lebih lanjut mengenai penggunaan SiLPA dan program prioritas akan dilakukan bersama DPRD Kota Malang dalam proses pembahasan APBD Perubahan 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....