Transfer Guru Bikin SiLPA Malang Naik
- 11 Agt 2026 19:16 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kota Malang menjelaskan kenaikan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) salah satunya dipengaruhi perubahan mekanisme transfer dana kepada guru. Dana yang sebelumnya langsung ditransfer ke rekening guru kini terlebih dahulu masuk ke kas daerah.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan perubahan mekanisme tersebut membuat dana tercatat terlebih dahulu sebagai penerimaan dalam kas daerah. Kondisi itu kemudian berpengaruh terhadap besaran SiLPA Kota Malang.
“Kalau masuk kas daerah kan berarti otomatis menambah SiLPA yang ada di Kota Malang,” kata Wahyu, Selasa (11/8/2026).
Menurut dia, dana tersebut tidak bisa langsung digeser pada akhir tahun tanpa adanya dasar regulasi. Pemkot Malang baru dapat melakukan pergeseran anggaran setelah memperoleh petunjuk dan dasar regulasi dari pemerintah pusat.
Wahyu mengatakan dana yang menjadi hak guru tersebut kemudian telah ditransfer pada awal 2026 dan sudah diterima seluruh penerima.
“Di awal tahun 2026 sudah kita transfer dan sudah bisa diterima oleh mereka. Jadi itu yang membuat SiLPA kita menjadi meningkat,” ujarnya.
Ia berharap mekanisme transfer dari pemerintah pusat ke depan dapat dilakukan pada tahun anggaran berjalan. Dengan demikian, dana yang memang diperuntukkan bagi guru dapat diterima lebih cepat dan tidak terlebih dahulu mengendap dalam kas daerah.
Wahyu menambahkan, kondisi serupa berpotensi terjadi pada tahun-tahun berikutnya apabila pola transfer dari pemerintah pusat masih dilakukan pada akhir tahun anggaran.
Sementara itu, Pemkot Malang masih membahas KUA-PPAS Perubahan sebelum masuk pada pembahasan APBD Perubahan bersama DPRD. Sejumlah belanja direncanakan mengalami penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan yang belum terakomodasi dalam APBD awal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....