Belanja Daerah Kota Malang Diproyeksi Naik 6 Persen
- 02 Sep 2026 16:16 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang — Pemerintah Kota Malang memproyeksikan belanja daerah dalam APBD Perubahan 2026 meningkat sekitar 6 persen. Kenaikan ini lebih tinggi dibanding proyeksi pertumbuhan pendapatan daerah yang berada di kisaran 2 persen.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, peningkatan belanja telah disesuaikan dengan proyeksi pendapatan daerah, dana transfer, serta pemanfaatan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).
Menurut Wahyu, Pemkot Malang telah mempertimbangkan kemampuan pembiayaan sebelum menaikkan alokasi belanja daerah.
“Kita sesuaikan, nanti ada pendapatan, ada dana transfer juga yang kita proyeksikan itu juga naik,” ujar Wahyu, Rabu 2 September 2026.
Ia memastikan kenaikan belanja tersebut tidak dilakukan tanpa perhitungan. Sejumlah kegiatan yang belum teralokasikan dalam APBD sebelumnya akan dimasukkan melalui APBD Perubahan.
“Karena ada beberapa kegiatan yang memang belum teralokasikan dan itu harus ada di APBD Perubahan, otomatis dimasukkan,” katanya.
Wahyu menambahkan, penggunaan SiLPA juga masih akan dibahas bersama DPRD Kota Malang untuk menentukan kebutuhan yang menjadi prioritas.
Pemkot Malang memastikan perubahan anggaran tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta kebutuhan program yang harus direalisasikan pada tahun berjalan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....