Operasi Pasar Murah di Wlingi Diserbu Warga, Beras Dijual Murah

  • 02 Sep 2026 16:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Sejumlah warga menyerbu Operasi Pasar Murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar di halaman Kantor Kecamatan Wlingi pada Rabu (2/9/2026).

Warga memanfaatkan operasi pasar tersebut untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Beras SPHP menjadi salah satu komoditas yang paling banyak diburu. Dalam operasi pasar ini, beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp58.000.

Sementara di pasaran, harga beras dengan kemasan yang sama masih berada di kisaran lebih dari Rp70.000.

Salah satu warga bernama Yuliasih mengatakan dirinya membeli satu kemasan beras SPHP, gula pasir dan minyak goreng merek Minyakita.

"Lebih murah dibandingkan harga pasaran. Di pasaran, harga beras masih mencapai Rp70.000 per 5 kilogram," kata Yuliasih.

Selain beras, warga juga bisa mendapatkan Minyakita dengan harga Rp15.700 per liter dan gula pasir Rp16.000 per kilogram.

Meski harga yang ditawarkan lebih murah, pembelian dibatasi agar kebutuhan pokok dapat dinikmati lebih banyak warga. Setiap orang maksimal membeli dua kemasan beras SPHP dan dua liter Minyakita.

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Blitar Darmadi menjelaskan, kegiatan operasi pasar di Wlingi berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (2/9/2026) hingga Kamis (3/9/2026).

Operasi pasar ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok.

Darmadi mengatakan, kegiatan serupa juga dilakukan secara bergilir di wilayah lain. Sebelum menyasar Kecamatan Wlingi, operasi pasar telah digelar di Kecamatan Srengat.

"Di wilayah Kecamatan Wlingi kami adakan hari ini. Sebelumnya di Srengat, nanti kami laksanakan secara bergantian," ujarnya.

Sejumlah komoditas disiapkan dalam operasi pasar tersebut. Total terdapat 2 ton beras SPHP, 20 karton Minyakita, serta gula pasir yang dijual kepada masyarakat dengan harga sesuai ketentuan.

Untuk beras SPHP kemasan 5 kilogram dibanderol Rp58.000. Minyakita dijual Rp15.700 per liter, sedangkan gula pasir Rp16.000 per kilogram.

Menurut Darmadi, kenaikan harga sejumlah bahan pokok mulai terlihat memasuki September. Kondisi ini tidak lepas dari pasokan yang mulai berkurang, sementara permintaan masyarakat masih relatif tinggi.

Meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, Disperindag Kabupaten Blitar menilai situasi harga kebutuhan pokok secara keseluruhan masih terkendali.

Pemerintah juga terus memantau ketersediaan barang dan kelancaran distribusi agar tidak terjadi kekurangan pasokan di pasar.

"Kami memastikan semua komoditas sembako tersedia di pasar, termasuk distribusinya lancar," imbuhnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....