Angkot Pelajar Jadi Harapan Sopir Kota Malang

  • 01 Sep 2026 20:54 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID – Program angkutan pelajar di Kota Malang menjadi harapan baru bagi para sopir angkot untuk mendapatkan pendapatan yang lebih pasti.

Salah satu sopir angkutan pelajar dari Koperasi Setia Kawan, Saiful, mengatakan pendapatan sopir angkot selama ini mengalami penurunan cukup drastis seiring semakin banyaknya penggunaan transportasi berbasis aplikasi.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin berat setelah pandemi Covid-19. Karena itu, adanya program angkutan pelajar diharapkan dapat memberikan kepastian pendapatan bagi sopir yang terlibat.

"Harapannya bisa berjalan. Karena angkot selama ini selama ada online, Gojek online, pendapatan sopir angkot itu sudah drastis turun. Belum kemarin kena Covid. Jadi angkot itu dikatakan hidup segan, mati nggak mau." Kata Saiful, Selasa 1 September 2026.

Saiful mengatakan, melalui program ini sopir mengetahui besaran pendapatan yang akan diterima setiap harinya. Kondisi tersebut menurutnya berbeda dengan sistem angkot konvensional yang pendapatannya bergantung pada jumlah penumpang.

Dengan adanya kepastian tersebut, Saiful menilai sopir juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan terbaik kepada siswa dan menjaga kepercayaan orang tua.

Ia berharap siswa dan wali murid nantinya merasa nyaman menggunakan angkot pelajar, sehingga keberadaan angkot tidak lagi dipandang sebagai moda transportasi yang kurang nyaman.

"Kita ini sekarang kan ibaratnya sudah dibayar, sudah tahu setiap harinya berapa gaji kita. Jadi kita harus melayani dengan sebaik mungkin supaya kesan dari wali murid, dari siswa yang naik angkot itu, 'Oh, angkot saiki enak, rek. Gak banter-banteran."ucap Saiful

Saiful berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap angkutan kota.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....