Polres Blitar Amankan Tradisi Siraman Gong Kyai Pradah

  • 28 Agt 2026 02:14 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Tradisi budaya Siraman Gong Kyai Pradah kembali digelar di Kabupaten Blitar pada Kamis (27/8/2026).

Ribuan masyarakat hadir untuk menyaksikan prosesi yang menjadi salah satu tradisi budaya khas masyarakat Blitar tersebut.

Tingginya antusiasme warga mendapat perhatian dari jajaran Polres Blitar. Kepolisian memberikan pelayanan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Dalam pengamanan tersebut, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan. Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk mengikuti maupun menyaksikan prosesi Siraman Gong Kyai Pradah.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Bupati Blitar H. Rijanto. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution bersama jajaran Forkopimda dan undangan lainnya.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Polres Blitar bersinergi dengan TNI, instansi terkait, serta organisasi kemasyarakatan. Total kekuatan yang diterjunkan dalam pengamanan mencapai sekitar 350 personel.

Kapolres Blitar AKBP Ardy Zul Hasbih Nasution melalui Kabag Ops AKP Sony Suhartanto selaku pengendali pelayanan pengamanan mengatakan, pengamanan tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Menurutnya, sinergi seluruh unsur diperlukan mengingat Siraman Gong Kyai Pradah menjadi kegiatan budaya yang menarik perhatian masyarakat dalam jumlah besar.

"Polri bersama TNI, instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat bersinergi untuk memastikan tradisi Siraman Gong Kyai Pradah dapat berlangsung aman, tertib dan lancar," ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang hadir agar ikut menjaga ketertiban selama prosesi berlangsung. Warga diminta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

Pengamanan tidak hanya ditujukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati tradisi budaya tersebut dengan nyaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....