BPBD Kabupaten Probolinggo Petakan 19 Desa Rawan Kekeringan
- 27 Agt 2026 19:00 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mulai memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau.
Hasil pemetaan sementara mencatat sebanyak 16 dusun di 19 desa yang menjadi perhatian BPBD. Wilayah tersebut tersebar di tujuh kecamatan, yakni Tiris, Banyuanyar, Tegalsiwalan, Wonomerto, Leces, Kuripan, dan Tongas.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengatakan pemetaan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui wilayah yang membutuhkan penanganan dan distribusi bantuan air bersih.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat yang memang harus terpenuhi, sehingga di musim yang kering ini menjadi perhatian kami,” katanya, Kamis (27/8/2026).
Sejumlah desa yang masuk dalam pemetaan antara lain Desa Paras, Tegalsono, Tegalwatu, Rejing, Tulupari, dan Sumberkramat, serta sejumlah desa lainnya.
Menurut Oemar, pemetaan penting dilakukan agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara lebih terarah, terutama terhadap wilayah yang mulai mengalami keterbatasan pasokan air bersih.
BPBD Kabupaten Probolinggo juga terus memantau kondisi di sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak kekeringan.
“Dengan mengetahui desa-desa yang menjadi prioritas, penanganan terhadap kebutuhan air bersih masyarakat dapat dilakukan secara lebih terarah,” ujarnya.
BPBD memastikan pemantauan akan terus dilakukan selama musim kemarau. Langkah tersebut sebagai upaya memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....