BPBD Kabupaten Malang Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Pakisaji

  • 26 Agt 2026 14:40 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak kebakaran rumah di Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Rabu (26/8/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk penanganan darurat pascakebakaran rumah yang terjadi pada Jumat 21 Agustus 2026 dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Distribusi bantuan dilakukan oleh tim BPBD Kabupaten Malang bersama unsur kecamatan, perangkat desa, serta relawan yang terlibat dalam penanganan kejadian.

"Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban terdampak kebakaran rumah sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana," kata Sadono, Rabu (26/8/2026).

Dalam penyaluran tersebut, BPBD Kabupaten Malang menyerahkan berbagai kebutuhan pokok, antara lain dua lembar terpal, dua lembar selimut, satu unit kompor, paket kebersihan, paket perlengkapan memasak, paket peralatan makan, paket sandang pria dan wanita, serta dua paket family kit.

Selain itu, korban juga menerima bantuan tambahan berupa 24 kaleng makanan siap saji, 24 kaleng lauk pauk, 24 kaleng tambahan gizi, serta dua lembar kasur lipat.

Sadono menjelaskan, bantuan logistik menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Menurutnya, respons cepat penyaluran bantuan sangat penting untuk mengurangi beban masyarakat yang kehilangan harta benda akibat musibah kebakaran.

"Kami terus berupaya memberikan pelayanan kebencanaan secara cepat dan tepat agar masyarakat yang terdampak dapat segera terbantu," ujarnya.

Kegiatan distribusi bantuan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Pakisaji, perangkat Desa Kebonagung, serta sejumlah unsur pendukung lainnya.

BPBD Kabupaten Malang juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, terutama yang dipicu oleh instalasi listrik maupun aktivitas penggunaan api di lingkungan permukiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....