KAI Daop 7 Amankan 657 Barang Penumpang Senilai Rp469 Juta
- 25 Agt 2026 18:41 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mengamankan 657 barang milik penumpang yang tertinggal selama periode Januari hingga Juli 2026. Dari ratusan barang tersebut, total estimasi nilainya mencapai Rp469.142.000.
Berdasarkan data sistem Lost and Found KAI Daop 7 Madiun, barang temuan tersebut terdiri dari makanan, barang kebutuhan sehari-hari, hingga barang berharga.
Dari total 657 barang yang diamankan, sebanyak 320 barang atau 48,71 persen telah berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Sementara 337 barang lainnya atau 51,29 persen masih tersimpan di pos Lost and Found karena belum diambil oleh pemilik.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan keberadaan sistem Lost and Found menjadi salah satu bentuk komitmen KAI dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan.
"Pelanggan tidak perlu panik jika merasa ada barang yang tertinggal, baik di dalam rangkaian kereta api maupun di area stasiun," ujar Tohari, Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, setiap barang yang ditemukan petugas akan langsung diamankan dan didata melalui sistem basis data Lost and Found internal KAI.
Sistem tersebut membantu petugas melakukan verifikasi serta mencocokkan barang dengan laporan kehilangan dari pelanggan.
Barang yang ditemukan cukup beragam. Mulai dari makanan dan oleh-oleh, tas, helm, jaket, topi, totebag, hingga tas berisi pakaian.
Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang berharga seperti dompet, telepon genggam, laptop, perhiasan, hingga tas yang berisi uang tunai senilai jutaan rupiah.
KAI mengimbau pelanggan untuk selalu memeriksa kembali barang bawaan sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun.
Apabila menyadari ada barang yang tertinggal, pelanggan dapat segera melapor kepada petugas di stasiun terdekat, khususnya Customer Service atau Polsuska.
Laporan kehilangan juga dapat disampaikan melalui Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 08111-2111-121. Pelanggan juga dapat menghubungi kanal resmi media sosial @KAI121 untuk mendapatkan tindak lanjut.
"Kami pastikan setiap barang yang tertinggal akan kami amankan dengan baik melalui sistem pendataan yang transparan. Kepercayaan dan keamanan pelanggan adalah prioritas utama kami," pungkas Tohari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....