Ferry Dorong Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi

  • 24 Agt 2026 15:06 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong komunitas ekonomi kreatif, UMKM, hingga olahraga di Kota Malang membentuk koperasi untuk memperbesar skala usaha dan kegiatan ekonomi mereka.

Dorongan tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri pembukaan Festival Voice ke-11 di Kota Malang, Senin (24/8/2026).

Ferry mengatakan, komunitas yang selama ini terbentuk dari aktivitas ekonomi kreatif, UMKM, maupun olahraga tidak seharusnya berjalan sendiri-sendiri.

Menurut dia, koperasi dapat menjadi wadah usaha bersama yang memungkinkan aktivitas komunitas berkembang lebih besar.

“Kami mendorong supaya komunitas-komunitas yang terbentuk dari kegiatan ekonomi kreatif, UMKM, atau olahraga itu sebenarnya bisa bertransformasi menjadi koperasi,” kata Ferry.

Ferry menilai Kota Malang memiliki modal kuat untuk mengembangkan konsep tersebut. Selain memiliki banyak pelaku UMKM dan ekonomi kreatif, Kota Malang juga telah ditetapkan UNESCO sebagai kota kreatif dunia.

Ia berharap Malang dapat berkembang menjadi economic creative hub yang mempertemukan koperasi, UMKM, ekonomi kreatif, olahraga, hingga budaya.

Untuk merealisasikan gagasan tersebut, Kementerian Koperasi akan memberikan pendampingan kepada koperasi yang terbentuk dari komunitas. Pendampingan dapat dilakukan melalui inkubasi hingga dukungan pembiayaan.

“Di sini para animator, ilustrator, content creator, anak-anak muda, bisa kita dorong mereka supaya jangan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Menurut Ferry, bentuk koperasi yang dibangun komunitas ekonomi kreatif juga tidak harus seragam. Animator, ilustrator, maupun content creator dapat membentuk koperasi sesuai dengan kebutuhan dan jenis kegiatan ekonominya.

“Koperasi ini boleh bergerak di sektor apa pun. Di sektor produksi, distribusi, industri, dan kemudian keuangan,” kata Ferry.

Ia juga mendorong pelaku UMKM di Kota dan Kabupaten Malang serta komunitas olahraga untuk memanfaatkan koperasi sebagai wadah memperluas kegiatan ekonomi.

Ferry mengatakan intervensi terhadap koperasi nantinya dapat melibatkan Kementerian Koperasi, Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), hingga perbankan.

Untuk memperkenalkan koperasi kepada generasi muda, Ferry mengusulkan adanya cooperative corner di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas ekonomi kreatif dan UMKM di Kota Malang.

Tempat tersebut diharapkan menjadi ruang informasi bagi generasi Z dan milenial untuk mengenal lebih jauh mengenai koperasi dan peluang pengembangan usaha bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....