LSDP Bakal Kurangi Beban TPA Supit Urang

  • 21 Agt 2026 03:48 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang — Program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) yang akan diterapkan di Kota Malang ditargetkan ikut mengurangi beban pengelolaan sampah di TPA Supit Urang. Program tersebut diproyeksikan mengolah 100 hingga 150 ton sampah per hari.

Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin mengatakan, kapasitas itu akan menjadi bagian dari skema pengelolaan sampah Kota Malang yang produksinya mencapai lebih dari 700 ton per hari.

Dengan kapasitas pengolahan LSDP sebesar 100 hingga 150 ton per hari, volume sampah yang harus ditangani di hilir dapat ditekan. Pemerintah juga menyiapkan skema lain melalui program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Ali mengatakan pengelolaan sampah tersebut nantinya terhubung dengan konsep pengelolaan sampah dalam kawasan Malang Raya. Sekitar 500 ton sampah akan diarahkan ke fasilitas PSEL yang direncanakan berada di wilayah kabupaten sekitar.

"Sehingga nanti kalau 500 ke PSEL, 150 kita kelola, maka kan tinggal sedikit sehingga ini dampaknya sangat luar biasa bagi pengelolaan sampah di Kota Malang," kata Ali, Kamis 20 Agustus 2026.

Menurut dia, keberadaan LSDP akan memberikan tambahan kapasitas pengolahan sampah bagi Kota Malang. Program ini direncanakan berjalan selama lima tahun dan kapasitasnya dapat ditingkatkan apabila kinerjanya dinilai baik.

Pada tahap awal, kapasitas pengolahan ditargetkan mencapai 100 hingga 150 ton per hari. Pemerintah membuka peluang penambahan mesin sehingga kapasitas pengolahan dapat meningkat hingga lebih dari 200 ton per hari.

Ali mengatakan skema tersebut diharapkan memperbaiki pengelolaan sampah secara menyeluruh. Pengurangan sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir juga diharapkan berdampak terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.

"Dan tentu bagi masyarakat Malang nanti pengelolaan sampah akan semakin baik, produksi lingkungan akan semakin baik, dan tentu kesehatan masyarakat juga semakin baik kalau pengelolaan sampah menjadi baik itu sendiri," ujarnya.

Bank Dunia menjelaskan LSDP memang dirancang untuk memperkuat layanan persampahan daerah, termasuk pengurangan sampah, pemilahan dari sumber, pengolahan, serta penguatan kapasitas pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....