Enam Pejabat Baru Isi Kursi Kosong Kepala OPD Pemkot Blitar

  • 19 Agt 2026 10:24 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Pemerintah Kota Blitar kembali melengkapi jajaran pejabat strukturalnya. Enam posisi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang sebelumnya kosong kini telah memiliki pejabat definitif.

Pelantikan enam pejabat tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin di lingkungan Pemkot Blitar, Selasa (18/8/2026).

Keenam pejabat yang dilantik memiliki tugas memimpin sejumlah perangkat daerah strategis. Paring Genturutomo dipercaya menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Kemudian Ika Hadi Wijaya menduduki jabatan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Ruli Tri Wibowo ditunjuk sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).

Sementara Indra Purwanto mengisi posisi Sekretaris DPRD Kota Blitar. Erlin Ferida dipercaya menjadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, sedangkan Rike Rochmawati menjadi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, pengisian jabatan tersebut merupakan tahapan yang telah melalui proses seleksi terbuka. Dari setiap formasi, terdapat tiga kandidat yang kemudian mengerucut menjadi satu pejabat terpilih.

"Kami sudah melantik pejabat setingkat kepala OPD. Ini rangkaian panjang dari proses lelang terbuka, hasilnya merupakan tiga besar. Dari tiga besar mengerucut ke satu nama," kata Mas Ibin, Rabu (19/8/2026).

Ia menyebut proses seleksi enam jabatan tersebut diikuti 36 pegawai. Tingginya jumlah peserta menunjukkan adanya minat dan antusiasme ASN untuk mengikuti seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama.

"Peminatnya sangat antusias. Seleksi ini betul-betul terbuka," ujarnya.

Menurut Mas Ibin, tantangan berikutnya bukan hanya mengisi posisi yang kosong, tetapi bagaimana pejabat terpilih mampu menjalankan roda pemerintahan secara efektif di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Kondisi anggaran yang terbatas, kata dia, menuntut setiap kepala OPD memiliki kemampuan mengatur prioritas sekaligus melahirkan inovasi pelayanan.

"Makanya, pejabat baru yang terpilih jelas-jelas yang kompeten. Mereka harus kreatif mengelola anggaran kecil tapi mempunyai efek besar untuk pelayanan masyarakat," jelasnya.

Meski enam jabatan telah terisi, Pemkot Blitar masih menyisakan tiga posisi strategis yang belum memiliki pejabat definitif.

Tiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Mardi Waluyo, dan Sekretaris Daerah Kota Blitar.

"Masih ada jabatan kosong, yaitu kepala Dinkes dan direktur RSUD, termasuk Sekda. Kami belum melakukan lelang terbuka karena keterbatasan anggaran," imbuhnya.

Ia memastikan proses pengisian ketiga jabatan tersebut akan dilakukan. Namun, pelaksanaannya masih menyesuaikan dengan kemampuan anggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....