Perbaikan Jalur Rel di Jorongan-Leces dan Malasan, KAI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
- 19 Agt 2026 07:51 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember melakukan pembenahan jalur rel di dua perlintasan sebidang di Kabupaten Probolinggo. Perbaikan dilakukan di JPL Nomor 13 Jorongan–Leces dan JPL Nomor 32 Jalan Raya Malasan.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menjaga kondisi jalur rel tetap stabil dan andal, sekaligus memastikan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat yang melintas di perlintasan.
Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan perbaikan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi jalur rel di kedua lokasi.
“Perbaikan geometri ini merupakan langkah preventif untuk menjaga keandalan infrastruktur. Kami ingin memastikan perjalanan kereta api tetap aman sekaligus memberikan kondisi perlintasan yang lebih nyaman dan selamat bagi masyarakat,” ujar Cahyo, Selasa (18/8/2026).
Di JPL Nomor 13 Jorongan–Leces, KAI menemukan adanya penurunan track serta penumpukan material halus pada balas yang berdampak terhadap sistem drainase. Kondisi permukaan aspal di perlintasan juga mengalami keretakan dan bergelombang akibat beban kendaraan berat serta getaran dinamis.
Perbaikan di lokasi tersebut meliputi penggantian rel R54 sepanjang 13 meter, pemasangan bantalan CLC, penambahan balas kricak sebanyak 21 meter kubik, perbaikan drainase, serta pekerjaan angkat-listring dan pemadatan jalur rel.
KAI juga menggunakan beton CLC pada struktur perlintasan JPL 13. Sistem modular material tersebut memungkinkan konstruksi dibongkar dan dipasang kembali per segmen sehingga diharapkan memudahkan proses pemeliharaan.
“Beton CLC memberikan konstruksi yang lebih stabil sekaligus memiliki sistem modular yang memudahkan perawatan,” kata Cahyo.
Sementara itu, di JPL Nomor 32 Jalan Raya Malasan, pekerjaan mencakup penggantian rel R54 dan perbaikan permukaan perlintasan menggunakan aspal.
Metode pengerjaan disesuaikan dengan kondisi teknis di masing-masing lokasi. Setelah pekerjaan utama selesai, dilakukan pemadatan dan penstabilan sebelum perlintasan kembali digunakan secara normal.
Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, KAI akan melakukan pengaturan lalu lintas secara bertahap.
Di JPL Nomor 13 Jorongan–Leces, sistem buka-tutup lalu lintas diterapkan pada 20–23 Agustus 2026, pukul 22.00–05.00 WIB. Penutupan total dijadwalkan pada 24–25 Agustus dan 28 Agustus 2026, masing-masing sekitar pukul 02.30–06.00 WIB.
Sementara proses pemadatan, penstabilan dan penyelesaian pekerjaan berlangsung pada 29 Agustus hingga 2 September 2026.
Adapun JPL Nomor 32 Jalan Raya Malasan akan ditutup total pada 26 Agustus 2026 sekitar pukul 03.30–05.00 WIB. Pekerjaan kemudian dilanjutkan dengan pemadatan, penstabilan dan penyelesaian pada 27 Agustus hingga 1 September 2026.
Cahyo mengimbau masyarakat memperhatikan jadwal penutupan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan.
Khusus kendaraan roda dua dari JPL 13 dapat menggunakan jalur alternatif melalui JPL Nomor 14. Sedangkan kendaraan roda empat atau lebih dapat menggunakan jalur tol maupun jalur non-tol sesuai kondisi dan pengaturan petugas di lapangan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersabar, mengikuti arahan petugas, dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. Dukungan masyarakat sangat penting agar pekerjaan berjalan aman dan selesai sesuai target,” pungkasnya.
KAI Daop 9 Jember memastikan pembenahan jalur rel dan perlintasan akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan keandalan perjalanan kereta api.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....