Harga Beras di Kota Malang Naik Rp5.000

  • 13 Agt 2026 15:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Harga beras di sejumlah pasar Kota Malang mulai mengalami kenaikan. Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Diskopindag Kota Malang di Pasar Bunulrejo, Kamis (13/8/2026), kenaikan mencapai sekitar Rp5.000 per sak untuk kemasan lima kilogram.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan kenaikan harga terjadi di tingkat produsen. Salah satu pemicunya adalah meningkatnya biaya produksi dan operasional, termasuk biaya kemasan dan transportasi.

“Naiknya ada sekitar Rp5.000 per sak. Kenaikan ini karena perubahan biaya produksi, seperti kantong plastik, transportasi, dan lainnya,” kata Eko.

Meski harga meningkat, Eko memastikan stok beras di Kota Malang masih normal dan aman. Diskopindag juga akan melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga.

Menurut Eko, kenaikan harga beras belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat. Aktivitas belanja di pasar masih berjalan, termasuk permintaan terhadap beras dan daging yang dinilai cukup tinggi.

“Yang paling penting, dengan kenaikan ini masyarakat Kota Malang tetap bisa membeli beras maupun daging. Artinya ada pertumbuhan ekonomi yang cukup bagus,” ujarnya.

Eko menilai kenaikan harga tersebut belum menunjukkan tekanan terhadap daya beli masyarakat. Ia menyebut kemampuan masyarakat untuk membeli kebutuhan pokok masih cukup kuat.

Pemkot Malang, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan harga dan stok bahan pokok di pasar. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga yang berpotensi memengaruhi masyarakat.

Diskopindag juga memastikan distribusi beras SPHP dari Bulog tetap berjalan. Beras SPHP didistribusikan setiap pekan ke sejumlah pasar dan masih diminati masyarakat karena harganya tetap sesuai HET, yakni Rp60.000 untuk kemasan lima kilogram.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....