BPBD Kota Batu Petakan Tiga Kawasan Rawan Karhutla

  • 12 Agt 2026 13:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - BPBD Kota Batu memetakan tiga kawasan yang memiliki potensi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kawasan tersebut meliputi Gunung Arjuna-Welirang, lereng Gunung Panderman, serta lereng di Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Batu Gatot Noegroho mengatakan ketiga wilayah tersebut menjadi titik potensial karhutla. Pemetaan kawasan dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

“Titik-titik potensial kebakaran hutan dan lahan di Kota Batu, yaitu terdiri pada wilayah-wilayah tertentu yang mempunyai potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).

Gatot menjelaskan kawasan Gunung Arjuna-Welirang menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian dalam menghadapi potensi karhutla. Selain itu, BPBD juga mencatat lereng Gunung Panderman dan lereng di Desa Oro-Oro Ombo sebagai kawasan potensial lainnya.

BPBD Kota Batu meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap di sekitar wilayahnya. Laporan dapat disampaikan melalui pemerintah desa, kecamatan, maupun langsung kepada Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kota Batu.

“Apabila masyarakat melihat titik api atau asap, segera laporkan pada instansi terkait, baik bisa melalui desa, kecamatan, ataupun langsung ke pusdalop BPBD,” kata Gatot. BPBD Kota Batu juga menjalankan piket selama 24 jam karena telah menetapkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan.

Dalam penanganan karhutla, BPBD Kota Batu berkoordinasi dengan Perhutani, TAHURA, TNI, Polri, serta pasukan Manggala Agni. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan agar titik api tidak menyebar dan meluas.

Masyarakat dapat melaporkan titik asap atau titik api kepada BPBD Kota Batu melalui call center 081-217-104099. Posko BPBD Kota Batu berada di Jalan Raya Punten Nomor 8A, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sebagai salah satu pusat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....