Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Diperkuat di Seluruh Sekolah Kota Batu

  • 10 Agt 2026 14:02 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M. Nur Adhim mengatakan penerapan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) terus diperkuat di seluruh satuan pendidikan. Penguatan tersebut diarahkan untuk menjadikan sekolah sebagai ruang yang aman, nyaman, ramah, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.

Nur Adhim menjelaskan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh pendidikan secara akademik. Lingkungan sekolah juga harus mampu memberikan rasa aman bagi siswa, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu M. Nur Adhim Menerangkan Penerapan BSAN

Menurutnya, penerapan BSAN bertujuan agar anak merasa terlindungi, dihargai, dan didengar selama berada di lingkungan sekolah. Siswa juga diharapkan tidak merasa takut datang ke sekolah karena adanya kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun perlakuan lain yang dapat mengganggu tumbuh kembang mereka.

“Pada prinsipnya, kami terus mendorong agar sekolah tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pendidikan secara akademik saja, tetapi juga menjadi ruang yang benar-benar aman, nyaman, ramah, dan menyenangkan bagi seluruh anak,” ujar Nur Adhim, Senin (10/8/2026).

Ia menegaskan, konsep sekolah aman dan nyaman tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik lingkungan sekolah. Aspek psikologis dan sosial juga menjadi bagian dari penerapan BSAN agar peserta didik memperoleh perlindungan selama mengikuti proses pendidikan.

Nur Adhim menyebut penerapan BSAN membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di lingkungan pendidikan. Tanggung jawab tersebut tidak hanya berada pada kepala sekolah dan guru, tetapi juga tenaga kependidikan, siswa, orang tua, komite sekolah, serta lingkungan sekolah.

“Budaya sekolah aman dan nyaman ini menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya kepala sekolah dan guru, tetapi juga tenaga kependidikan, siswa, orang tua, komite sekolah, serta lingkungan sekolah,” jelasnya. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari penerapan budaya sekolah yang memberikan perlindungan terhadap peserta didik.

Penerapan BSAN di satuan pendidikan Kota Batu mencakup upaya membangun lingkungan yang aman secara fisik, psikologis, dan sosial. Hal tersebut dilakukan dengan mendorong lingkungan sekolah yang terbebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, serta perlakuan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....