Hari Ketujuh Karhutla TNBTS, Polres Malang Siagakan Personel di Jemplang

  • 10 Agt 2026 18:13 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Memasuki hari ketujuh penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Polres Malang memperkuat kesiapsiagaan di kawasan Jemplang, Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Hingga Senin (10/8/2026) sore, kawasan Jemplang terpantau aman, sementara kepulan asap masih terlihat dari wilayah Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan personel tetap melakukan pemantauan dari Pos Jemplang untuk mengantisipasi apabila terjadi perkembangan titik api di wilayah sekitar Kabupaten Malang.

"Hingga sore ini, untuk kawasan hutan Jemplang terpantau aman dan kondusif. Namun, masih terlihat kepulan asap putih dari kawasan hutan Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan," kata Budiono, Senin (10/8/2026).

Penanganan kebakaran di wilayah Dingklik juga mendapat dukungan operasi pemadaman dari udara. Sekitar pukul 10.00 WIB, dua unit helikopter BNPB dan BPBD dikerahkan untuk melakukan water bombing di kawasan Dingklik, khususnya blok Pusung Munggal.

Operasi udara tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Pemadaman kemudian dihentikan karena kawasan TNBTS diselimuti kabut tebal yang mengganggu pelaksanaan operasi.

"Water bombing menggunakan dua unit helikopter BNPB dan BPBD dilakukan untuk membantu penanganan titik api di kawasan Dingklik," ujarnya.

Selain operasi udara, petugas gabungan dari Kabupaten Pasuruan bersama Balai Besar TNBTS masih melakukan pemadaman secara manual. Petugas berupaya menjangkau titik api di kawasan Dingklik, termasuk wilayah blok Punggung Naga dan Penanjakan.

Budiono mengatakan kondisi medan dan cuaca menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Karena itu, penanganan dilakukan dengan menyesuaikan kondisi di lapangan.

"Petugas gabungan masih melakukan pemadaman dari bawah bukit di kawasan Dingklik, Pasuruan. Kondisi medan dan cuaca menjadi perhatian dalam proses penanganan," jelasnya.

Di sisi Kabupaten Malang, Polres Malang bersama unsur terkait tetap menyiagakan personel di kawasan Jemplang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru maupun perkembangan arah kebakaran.

"Kami tetap melakukan pemantauan dan menyiagakan personel di kawasan Jemplang sebagai langkah antisipasi. Apabila ada perkembangan titik api, petugas siap melakukan penanganan bersama unsur terkait," pungkas Budiono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....