Mahasiswa Membangun Desa UB Hidupkan Budaya Literasi di Desa Gurah

  • 06 Agt 2026 14:58 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kelompok 71 Mahasiswa Membangun Desa Universitas Brawijaya (MMD UB) menggelar program literasi bertajuk "Litera-Chill" di Desa Gurah, Kabupaten Kediri. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan minat baca sekaligus menghidupkan kembali fungsi perpustakaan desa sebagai ruang belajar yang ramah bagi anak-anak.

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa MMD UB, Perpustakaan Nasional, dan Relawan Literasi Kediri (Relima). Rangkaian kegiatan diawali dengan revitalisasi dan penataan ulang Taman Bacaan Masyarakat (TBM) atau Perpustakaan Desa Ngudi Kaweruh.

Mahasiswa melakukan penataan ruang, inventarisasi buku, serta pembuatan kartu anggota perpustakaan. Lebih dari seribu buku koleksi berhasil ditata kembali untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Pengelola TBM Desa Gurah, Lien Hartatik, menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi para mahasiswa dalam mengembangkan perpustakaan desa. Menurutnya, program tersebut memberikan dampak nyata bagi peningkatan budaya literasi masyarakat.

"Kami merasa sangat terbantu dengan kedatangan kalian di sini. Kedatangan dan bantuan kalian telah mewujudkan impian kami selama ini," ujar Lien Hartatik, Kamis (6/8/2026).

Selain melakukan revitalisasi perpustakaan, mahasiswa juga menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi di sekolah. Program tersebut meliputi kegiatan membaca nyaring (read aloud), diskusi buku, penulisan cerita, serta permainan edukatif berbasis literasi.

Perlombaan mewarnai dan bercerita di SDN Gurah 2

Kegiatan kemudian diperluas ke sejumlah sekolah di Desa Gurah, seperti SDN Gurah 2, SD Muhammadiyah Assalam, dan SMPN 1 Gurah. Para siswa diajak untuk mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan mengulas isi buku melalui berbagai aktivitas yang interaktif.

Puncak kegiatan diisi dengan penyelenggaraan pentas seni LENTERA atau Literasi, Seni, Kreasi, dan Nusantara. Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, organisasi masyarakat, guru, serta ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Rangkaian program Litera-Chill ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut untuk memperkuat budaya literasi di Desa Gurah. Program tersebut mencakup penguatan pengelolaan perpustakaan desa, penambahan tenaga pengelola, serta perluasan kegiatan literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....