DPRD Kabupaten Pasuruan Optimis PAD dari Retribusi Air Bersih Lampaui Target

  • 27 Agt 2026 15:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Pasuruan - DPRD Kabupaten Pasuruan optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pengelolaan air bersih Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta tahun 2026 akan mencapai target 100 persen. Bahkan terlampaui.

Hal tersebut seperti yang disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardhana di sela-sela kesibukannya, Kamis (27/8/2026).

Menurutnya, peningkatan pendapatan yang pesat dari angka awal sebesar Rp2,8 miliar menjadi Rp5,2 miliar menjadi pendorong utama bagi DPRD untuk mematok target penerimaan yang lebih tinggi pada tahun mendatang.

"Kalau melihat realisasi tahun ini yang mencapai Rp5,2 miliar dari awal Rp2,8 miliar, pasti akan ada peningkatan PAD kembali di tahun depan yang dibarengi peningkatan pelayanan masyarakat," katanya.

Seiring dengan kenaikan target PAD tersebut, pihak dewan menekankan pentingnya komitmen perusahaan daerah dalam meningkatkan mutu serta jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Wardhana, legislatif meminta agar program perluasan jaringan distribusi dan saluran air bersih terus diprioritaskan dalam rencana kerja mendatang. Langkah ini dinilai sangat strategis untuk mewujudkan pemerataan akses air bersih bagi seluruh warga di wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Harus merata dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, kami sangat mendukung langkah Pemkab Pasuruan akan hal ini," imbuhnya.

Wardhana, sapaan akrab Ketua Komisi II ini memberikan contoh perihal pengembangan infrastruktur pengairan di kawasan Kecamatan Lumbang. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi kendala krisis air yang kerap melanda wilayah pedesaan tersebut.

"Komisi II berharap saluran-saluran air tetap diprogramkan supaya ada pemerataan pelayanan di Kabupaten Pasuruan. Terkait program di Kecamatan Lumbang, Komisi II sangat mendukung karena peruntukannya untuk pengairan dan kebutuhan masyarakat," ujar Agus.

Sementara itu, untuk wilayah Kecamatan Purwodadi bakal dilakukan penambahan Sambungan Rumah (SR) baru bagi pelanggan warga sekitar. Penambahan jaringan instalasi domestik tersebut dapat terealisasi setelah pengelolaan sumber mata air di wilayah Lawang berhasil dikondisikan untuk PDAM Kabupaten Pasuruan.

Ketersediaan pasokan air dari sumber baru tersebut diharapkan mampu menyuplai kebutuhan ribuan pelanggan baru di kawasan Purwodadi dan sekitarnya secara berkelanjutan. DPRD berjanji akan terus mengawal alokasi anggaran dan pelaksanaan proyek penambahan SR ini agar berjalan tepat sasaran.

"Kemudian yang di Purwodadi akan ada penambahan SR (Sambungan Rumah) baru karena sumber mata air yang di Lawang sudah bisa dikondisikan untuk PDAM Kabupaten Pasuruan. Melihat capaian tahun ini, kami berharap kontribusi PAD terus meningkat dan tidak hanya berhenti di angka Rp6 miliar saja untuk target berikutnya," pungkasnya.

Sinergi antara peningkatan target kontribusi finansial dan ekspansi jaringan pelayanan menjadi fokus utama evaluasi Komisi II terhadap BUMD tersebut. Langkah terobosan ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah sekaligus menjamin hak dasar masyarakat atas air bersih.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....