Kemarau 2026, Permintaan Air Bersih di Kabupaten Malang Menurun Drastis

  • 04 Agt 2026 14:51 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - BPBD Kabupaten Malang mencatat penurunan signifikan permintaan bantuan air bersih pada musim kemarau tahun ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, mengatakan hingga pekan ketiga Juli 2026 pihaknya baru menerima dua surat permohonan resmi bantuan air bersih dari masyarakat.

Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau tahun-tahun lalu ini bisa diprediksi mulai bulan-bulan Juni bahkan Juli sampai akhir Juli sudah banyak permintaan pengiriman air bersih. Tapi hingga akhir bulan Juli lalu, dari masyarakat yang minta pengiriman air bersih itu baru ada dua surat," ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan pasokan air bersih di sejumlah wilayah relatif lebih baik dibandingkan musim kemarau sebelumnya.

Hingga kini, pihaknya belum mengirim bantuan air bersih ke dua desa yang mengajukan permohonan karena hasil survei lapangan menunjukkan kondisi belum masuk kategori kekeringan ekstrem.

Ia mengatakan permohonan bantuan berasal dari Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, serta wilayah Karangkates.

Namun setelah dilakukan pengecekan lapangan, sumur warga masih dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Bahkan dua desa yang minta ke kita itu oleh teman-teman disurvei ke sana juga belum menunjukkan kekeringan yang ekstrim. Sehingga kita masih tahan untuk tidak kita kirim," katanya.

Menurut Purwoto, langkah tersebut dilakukan agar bantuan air bersih benar-benar diprioritaskan untuk wilayah yang mengalami kekeringan parah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....