BPBD Kabupaten Malang: Jaringan PDAM Tekan Risiko Krisis Air di Selatan
- 02 Agt 2026 13:36 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut pengembangan jaringan distribusi air bersih yang dilakukan Perumda Tirta Kanjuruhan ke wilayah Malang Selatan, mampu mengurangi risiko kekeringan yang selama ini kerap terjadi saat musim kemarau.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang melalui Perumda Tirta Kanjuruhan telah memperluas layanan air bersih ke sejumlah wilayah rawan kekeringan.
Jaringan tersebut menjangkau Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Bantur, Pagak, Gedangan hingga Donomulyo.
"Pemerintah daerah sudah mulai di tahun kemarin itu sudah membuat kebijakan di PDAM itu untuk bisa dialirkan ke wilayah kering di wilayah selatan. Mulai dari Sumbermanjing, Bantur, Pagak, Gedangan sampai di Donomulyo," katanya, Minggu (2/8/2026).
Menurutnya, keberadaan jaringan air bersih tersebut menjadi salah satu faktor yang menekan potensi krisis air saat musim kemarau tahun ini. Bahkan, pihaknya mencatat penurunan signifikan permintaan bantuan air bersih pada musim kemarau tahun ini.
Hingga akhir Juli 2026 pihaknya baru menerima dua surat permohonan resmi bantuan air bersih dari masyarakat.
Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
"Kalau tahun-tahun lalu ini bisa diprediksi mulai bulan-bulan Juni bahkan Juli sampai akhir Juli sudah banyak permintaan pengiriman air bersih. Tapi sekarang ini sudah minggu ketiga bulan Juli, dari masyarakat yang minta pengiriman air bersih itu baru ada dua surat," ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan pasokan air bersih di sejumlah wilayah relatif lebih baik dibandingkan musim kemarau sebelumnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....