BPBD: 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan
- 29 Jul 2026 17:07 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah memetakan 13 desa di enam kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan selama musim kemarau 2026. Meski demikian, pemerintah optimistis dampak krisis air bersih tahun ini akan lebih ringan dibandingkan tahun sebelumnya berkat perluasan jaringan distribusi air bersih oleh Perumda Air Minum Tirta Kanjuruhan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, mengatakan pemetaan daerah rawan kekeringan dilakukan berdasarkan pola kejadian yang berulang setiap tahun.
"Setiap tahun kami sudah mengetahui siklus bencana kekeringan. Desa-desa yang setiap tahun menerima bantuan droping air bersih itulah yang kami petakan memiliki potensi kekeringan kembali pada tahun ini," ujarnya dalam program Halo RRI, Rabu 29 Juli 2026.
Menurut Purwoto, Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan air bersih melalui pembangunan jaringan distribusi Perumda Air Minum Tirta Kanjuruhan di wilayah Malang Selatan.
Jaringan tersebut kini telah menjangkau sejumlah wilayah seperti Sumbermanjing Wetan, Gedangan, Kalipare, hingga Donomulyo. Kehadiran layanan air perpipaan diharapkan mampu menekan jumlah warga yang terdampak kekeringan.
"Harapan kami, potensi atau dampak kekeringan terutama untuk kebutuhan air bersih masyarakat bisa berkurang dibandingkan tahun lalu, karena suplai air dari PDAM sudah mulai masuk ke beberapa wilayah," kata Purwoto.
Hingga akhir Juli 2026, BPBD baru menerima dua surat permohonan bantuan air bersih dari Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dan kawasan Karangkates, Kecamatan Sumberpucung. Namun, hasil asesmen menunjukkan kondisi di kedua lokasi belum masuk kategori kekeringan kritis.
Purwoto menjelaskan, masyarakat masih memiliki sumber air, meskipun debitnya mulai menurun sehingga belum memenuhi syarat untuk dilakukan distribusi air secara rutin oleh BPBD.
"Setelah kami asesmen, kondisinya belum kritis. Masih ada sumber air, hanya pasokannya yang mulai minim," jelasnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau agar kebutuhan air bersih dapat tetap terpenuhi hingga musim penghujan tiba
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....