Menteri PPPA, Tegaskan Akan Dampingi Keisha, Putri Korban Main Hakim Sendiri

  • 29 Jul 2026 15:45 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Pasuruan - Aksi main hakim sendiri yang menewaskan KD, pria yang dituduh mencuri ayam di Bali menarik perhatian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi.

Usai menghadiri Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Timur yang digelar di objek wisata Ngopibareng Pintu Langit, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Selasa (28/7/2026) kemarin, Arifatul mengaku mengecam tindakan tersebut.

Menurutnya, tindakan main hakim sendiri tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun karena Indonesia merupakan negara hukum.

"Siapa pun tidak boleh main hakim sendiri karena negara kita adalah negara hukum. Kami mendorong aparat menegakkan hukum sesuai regulasi yang berlaku," katanya.

Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi masyarakat agar menyerahkan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum. "Ini menjadi peringatan bagi semua, jangan main hakim sendiri. Negara kita adalah negara hukum," ujarnya.

Selain mengawal proses penegakan hukum, Kementerian PPPA memastikan pendampingan psikologis terus diberikan kepada putri korban, Keisha (10), beserta ibu dan kakaknya.

"Pendampingan akan terus dilakukan, bukan hanya kepada Keysha, tetapi juga kepada ibu dan kakaknya karena trauma yang dialami cukup mendalam," imbuhnya.

Arifatul mengatakan, tim dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tingkat provinsi bersama pemerintah daerah telah melakukan penjangkauan awal kepada keluarga korban. Menurut dia, pendampingan psikologis akan terus dilakukan hingga kondisi keluarga berangsur pulih.

Sebelumnya, KD dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban aksi main hakim sendiri di Bali akibat tuduhan mencuri ayam. Peristiwa itu menyisakan duka bagi keluarganya, termasuk Keisha, siswi kelas IV sekolah dasar, yang kehilangan ayahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....