Menteri PU Doddy Hanggodo Tegaskan Jembatan Bok Wedi Pasuruan selesai Oktober

  • 17 Mei 2026 16:55 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Pasuruan - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Doddy Hanggodo berkunjung ke Kota Pasuruan, Minggu (17/5/2026).

Kunjungannya tak lain untuk meninjau pekerjaan penggantian Jembatan Bok Wedi, Kota Pasuruan yang masih berlangsung sampai sekarang.

Pantauan di lapangan, Menteri Doddy tiba di lokasi sekitar pukul 11.00. Setibanya di sana, ia langsung berkeliling melihat secara langsung pengerjaan proyek penggantian jembatan dari dekat.

Ia menyebut, pengerjaan jembatan cukup positif dan meminta agar secepatnya diselesaikan empat bulan lagi.

"Kalau kontraknya itu rampung November. Tapi kami minta agar bisa selesai sebelum itu. Bisa rampung Oktober atau september akhir," katanya saat ditemui di lokasi.

Dody menyebut jembatan Bokwedi ini merupakan jalur vital bagi masyarakat. Sebab merupakan akses penghubung utama dari Surabaya menuju Bali dan sebaliknya.

"Bisa dilihat dari mobilsiasi kendaraan yang lalu lalang. Pasti di jam-jam tertentu ada kemacetan di jalur-jakur alternatif yang dilalui kendaraan besar. Makanya saya minta dipercepat," imbuhnya.

Dijelaskan Doddy, jembatan ini ditinggikan karena sering terendam saat musim penghujan. Dalam artian saat hujan deras terjadi di daerah hulu, debit air tinggi dan meluber sampai jembatan, sedangkan sungai petung dangkal.

"Kondisi ini membuat jalan nasional itu kebanjiran. Sungai sudah mulai menyempit dan mendangkal karena kan hulunya mungkin sudah agak rusak, sehingga manakala hujan deras di hulu, yang turun sudah mulai kayu," imbuhnya.

Lebih lanjut Doddy menegaskan bahwa pembangunan jembatan di jalur pantai utara (pantura) tersebut bisa mengurangi resiko banjir di jalan akibat luapan Sungai Petung.

Apalagi kayu-kayu yang terbawa arus sungai, sebut Doddy, tertahan di jembatan menyebabkan air tertahan dan cepat meluber. Sehingga peninggian jembatan menjadi solusi terbaik.

"Kalau ini kemudian ini jembatannya naik, insyaallah air mengalir deras, nggak akan tertahan oleh jembatan," jelasnya.

Ditargetkan, proyek peninggian jembatan diselesaikan maksimal Oktober 2026.

"Kepala Balai Jalan sudah mengatakan September selesai. Ya, tambah satu bulan lah, Oktober lah. Jadi, Insyaallah Nataru 2026 sudah bisa dilewati, sudah fungsional," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....