Refilin Pilih Produk Rumah Tangga untuk Perluas Edukasi guna Ulang

  • 28 Jul 2026 21:00 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Refill Loop Indonesia (Refilin) memilih produk kebutuhan rumah tangga seperti sabun cuci piring, deterjen cair, dan pembersih lantai sebagai fokus dalam kampanye sistem guna ulang. Pemilihan produk tersebut didasarkan pada hasil pemetaan pelanggan dan survei terhadap kebutuhan yang paling sering digunakan masyarakat.

Manajer Refill Loop Indonesia (Refilin) Jofanny Ahmad Arianto mengatakan perusahaan terlebih dahulu melakukan pemetaan terhadap karakteristik pelanggan sebelum menentukan jenis produk yang dijual. Menurutnya, pelanggan di wilayah jangkauan Refilin masih memiliki loyalitas yang tinggi terhadap merek tertentu.

"Customer-customer kita masih terkenal dengan loyal brand-nya. Jadi, mereka lebih percaya oleh suatu brand daripada suatu kualitas," terangnya, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan konsumen cenderung memilih produk berdasarkan merek yang telah dikenal dibandingkan mempertimbangkan kualitasnya.

Selain memetakan perilaku konsumen, Refilin juga melakukan audit terhadap merek-merek yang paling banyak digunakan masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa deterjen cair, sabun cuci piring, dan pembersih lantai menjadi produk yang paling mendominasi kebutuhan sehari-hari.

Temuan tersebut diperkuat melalui survei yang dilakukan kepada pelanggan. Survei itu menunjukkan bahwa sabun cuci piring, deterjen cair, sabun deterjen, dan cairan pembersih lantai merupakan produk yang paling sering dipakai.

Berdasarkan hasil tersebut, Refilin memprioritaskan penyediaan produk-produk rumah tangga yang memiliki tingkat penggunaan tinggi. Langkah ini dilakukan agar kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi dalam satu tempat melalui sistem guna ulang.

Jofanny menuturkan penyediaan produk yang lengkap juga menjadi strategi untuk menjangkau lebih banyak pelanggan sekaligus memperluas edukasi mengenai konsep guna ulang. "Bagaimana caranya kita sentuh kebutuhan apa yang mereka pakai setiap harinya," ungkapnya.

Ia menambahkan ketersediaan produk menjadi faktor penting agar pelanggan tidak beralih ke toko lain yang belum menerapkan sistem guna ulang. Menurutnya, apabila produk yang dicari tidak tersedia, konsumen berpotensi memilih berbelanja di tempat lain.

Refilin menjadikan hasil pemetaan pelanggan, audit merek, dan survei kebutuhan sebagai dasar dalam menentukan produk yang dipasarkan. Produk kebutuhan rumah tangga dipilih karena merupakan kategori yang paling sering digunakan masyarakat dan dinilai efektif untuk mendukung penerapan sistem guna ulang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....