Refillin Pangkas 85 Ribu Sampah Saset Melalui Sistem Isi Ulang
- 28 Jul 2026 13:50 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Sistem isi ulang produk kebutuhan rumah tangga dinilai memiliki potensi besar dalam mengurangi timbulan sampah plastik sekali pakai. Melalui konsep tersebut, masyarakat dapat menggunakan kemasan yang sama berulang kali sehingga mengurangi penggunaan saset sekali pakai.
Manajer Refill Loop Indonesia (Refilin), Jofanny Ahmad Arianto, mengatakan produk yang ditawarkan merupakan kebutuhan sehari-hari seperti deterjen, sabun cuci piring, dan pembersih lantai. Produk-produk tersebut digunakan masyarakat secara rutin sehingga berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan sampah kemasan.
"Potensinya sangat besar karena produk-produk yang kami jual merupakan kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan rumah tangga. Dengan adanya Refillin, kita dapat menekan timbulan sampah saset yang sebelumnya selalu dihasilkan setiap kali masyarakat membeli produk baru," ujarnya, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, sebelum mengenal sistem isi ulang, sebagian besar masyarakat membeli produk menggunakan kemasan saset sekali pakai. Kebiasaan tersebut membuat jumlah sampah plastik terus bertambah setiap kali melakukan pembelian.
Menurut Jofanny, satu botol guna ulang berkapasitas satu liter yang digunakan Refillin dapat dipakai hingga 20 kali pengisian ulang. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses 20 liter produk hanya dengan menggunakan satu botol yang sama.
"Yang awalnya setiap beli sabun menimbulkan sampah, ketika mereka beralih ke sistem guna ulang, 20 kali membeli atau mengakses 20 liter produk, mereka hanya menimbulkan satu sampah botol saja," jelasnya.
Selain mendorong penggunaan kembali kemasan, Refillin juga menerapkan sistem pelacakan terhadap botol yang sudah tidak layak digunakan. Botol tersebut kemudian dikirim ke tempat pengolahan sampah atau bank sampah agar tetap masuk dalam siklus pengelolaan yang bertanggung jawab.
Jofanny mengungkapkan, sejak mulai dikelola pada November 2024 hingga Maret 2026, Refillin telah menjual sekitar 3.426 liter produk isi ulang di sejumlah daerah. Program tersebut telah diterapkan di Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Surabaya, Jombang, dan Malang.
Berdasarkan konversi ke kemasan saset berukuran 90 mililiter, penjualan sebanyak 3.426 liter tersebut setara dengan pengurangan sekitar 85 ribu kemasan saset sekali pakai. Capaian itu diperoleh dari operasional beberapa outlet Refillin yang menjalankan sistem isi ulang di berbagai wilayah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....