Refilin Dorong Sistem Isi Ulang Kurangi Sampah Plastik Sekali Pakai
- 30 Jun 2026 15:44 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Refill Loop Indonesia (Refilin) menghadirkan sistem isi ulang sebagai solusi untuk mengurangi timbulan sampah plastik sekali pakai, khususnya kemasan saset. Program yang dikembangkan bersama Ecoton ini mendorong masyarakat beralih menggunakan botol guna ulang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Manajer Refill Loop Indonesia (Refilin), Jofanny Ahmad Arianto, mengatakan Refilin lahir sebagai respons atas tingginya temuan sampah saset dalam berbagai kegiatan audit sampah yang dilakukan Ecoton. Berdasarkan hasil Brand Audit, kemasan saset menjadi salah satu jenis sampah plastik yang paling banyak ditemukan di lingkungan.
Menurut Jofanny, selama ini kemasan saset dipromosikan sebagai produk yang praktis, murah, dan mudah dijangkau masyarakat. Namun di sisi lain, kemasan tersebut justru menjadi penyumbang utama sampah plastik sekali pakai yang sulit dikelola.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Refilin menerapkan konsep distribusi produk menggunakan botol yang dapat digunakan berulang kali. Konsumen cukup mengembalikan botol yang telah digunakan untuk diisi ulang tanpa harus membeli kemasan baru setiap kali berbelanja.
"Refilin ini kami hadirkan untuk menjawab persoalan sampah saset sekali pakai. Masyarakat tetap bisa mengakses produk kebutuhan rumah tangga tanpa menggunakan kemasan saset, tetapi melalui sistem botol guna ulang," ujar Jofanny, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, setiap botol yang dipinjamkan kepada pelanggan akan digunakan secara berulang melalui mekanisme pengembalian. Setelah produk habis digunakan, pelanggan diminta mencuci botol terlebih dahulu sebelum dikembalikan untuk diisi ulang.
Sistem tersebut dinilai mampu memperpanjang usia pakai kemasan sehingga tidak langsung menjadi sampah setelah satu kali penggunaan. Konsep ini sekaligus mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Jofanny menegaskan bahwa kemasan saset pada dasarnya memang dirancang untuk sekali pakai sehingga sulit dimanfaatkan kembali. Karena itu, penggunaan botol guna ulang menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus mengurangi timbulan sampah plastik.
"Konsep guna ulang adalah memperpanjang usia suatu barang supaya tidak menjadi sampah. Kalau saset memang dibuat tidak bisa digunakan kembali, sehingga kami menyediakan botol guna ulang sebagai solusinya," jelasnya.
Melalui sistem isi ulang tersebut, Refilin berharap masyarakat mulai mengurangi ketergantungan terhadap kemasan plastik sekali pakai. Langkah sederhana tersebut dinilai sejalan dengan prinsip "reduce" atau pengurangan sampah yang menjadi prioritas dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....