Lagi Ratusan Pil Dobel L Masuk Lapas Blitar lewat Lemparan

  • 27 Jul 2026 17:38 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Blitar - Upaya penyelundupan obat keras berbahaya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar kembali terjadi.

Petugas menemukan bungkusan berisi 920 butir pil dobel L yang diduga dilempar oleh orang tak dikenal dari luar tembok lapas.

Bungkusan mencurigakan tersebut ditemukan petugas jaga saat melakukan patroli rutin di area branggang pada Jumat 24 Juli 2026.

Temuan itu berada di belakang Blok C1 kamar 10 dan langsung dilaporkan kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas untuk dilakukan pemeriksaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, Iswandi, mengatakan setelah bungkusan dibuka, petugas mendapati isinya berupa 920 butir pil dobel L yang diduga hendak diselundupkan ke dalam lapas.

"Petugas menemukan bungkusan mencurigakan di area branggang belakang Blok C1 kamar 10. Setelah diperiksa, isinya 920 butir pil dobel L," ujar Iswandi, Senin (27/7/2026).

Temuan tersebut kemudian dikoordinasikan dengan Satresnarkoba Polres Blitar Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Aparat akan menelusuri asal-usul barang sekaligus mengungkap pelaku yang diduga melempar bungkusan tersebut ke dalam area lapas.

"Kami langsung berkoordinasi dengan Polres Blitar Kota agar dapat diketahui dari mana asal barang tersebut dan siapa yang bertanggung jawab," katanya.

Iswandi menegaskan pengawasan di lingkungan lapas terus diperketat sebagai langkah antisipasi masuknya narkotika maupun obat keras berbahaya melalui berbagai modus penyelundupan.

Peristiwa ini menjadi kali kelima upaya penyelundupan obat keras dan narkotika ke Lapas Kelas IIB Blitar sepanjang 2026.

Sebelumnya, pada 18 Juni 2026, seorang perempuan berinisial DR (25) diamankan setelah diduga berusaha menyelundupkan 624 butir pil dobel L yang disembunyikan di dalam alat kontrasepsi dan dimasukkan ke kemaluannya untuk diserahkan kepada salah seorang narapidana.

Selain itu, pada 28 April 2026, petugas juga menemukan bungkusan berisi ratusan pil metadon yang diduga dilempar dari luar tembok lapas.

Sementara pada Maret 2026 menjelang Hari Raya Idulfitri, petugas menggagalkan dua percobaan penyelundupan narkoba dalam dua hari berturut-turut, baik melalui layanan kunjungan maupun dengan cara melempar paket ke area lapas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....