Dokter THT: Anak-Anak Jadi Kelompok Paling Rentan Dampak Sound Horeg
- 27 Jul 2026 16:09 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Anak-anak dan balita merupakan kelompok yang paling rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan suara berintensitas tinggi. Organ pendengaran anak masih berkembang sehingga memiliki toleransi lebih rendah dibandingkan orang dewasa terhadap kebisingan.
Fenomena sound horeg yang kerap menjadi bagian dari karnaval dan hiburan masyarakat mendapat perhatian dari kalangan medis. Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis THT, dr. Indra Setiawan, Sp.THT. saat menjadi narasumber dalam program Malang Menyapa, Senin, 27 Juli 2026.
"Anak-anak tentu berbeda dengan orang dewasa. Pada tingkat kebisingan yang sama, toleransi mereka jauh lebih rendah dibandingkan orang dewasa," ujarnya.
Yang lebih memprihatinkan, kata dr. Indra, masih banyak orang tua yang justru membawa balita berada sangat dekat dengan deretan sound system saat pertunjukan berlangsung.
"Saya pernah melihat balita malah didekatkan ke sound system dan orang tuanya terlihat senang. Itu yang sangat memprihatinkan," katanya.
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menjelaskan paparan suara keras dalam waktu lama dapat merusak sel-sel rambut pada telinga bagian dalam. Jika kerusakan sudah terjadi, gangguan pendengaran bisa bersifat permanen.
Selain itu, anak-anak yang menjadi penari dalam karnaval juga dinilai menghadapi risiko lebih besar karena harus berada di dekat sumber suara selama berjam-jam.
Karena itu, dr. Indra mendorong edukasi kepada masyarakat agar perlindungan terhadap anak menjadi prioritas dalam setiap penyelenggaraan hiburan rakyat.
"Perlu penyuluhan yang lebih intensif kepada masyarakat mengenai dampak sound horeg terhadap telinga maupun organ tubuh lainnya, terutama bagi anak-anak," tegasnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat lebih memperhatikan aspek kesehatan tanpa harus menghilangkan nilai budaya dan hiburan yang berkembang di masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....