Uji Coba Jalan Tembus Griya Shanta Gagal
- 27 Jul 2026 12:04 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Rencana Pemerintah Kota Malang melakukan uji coba fungsional jalan tembus Griya Shanta–Candi Panggung pada Senin (27/7/2026) gagal terlaksana. Penolakan warga setempat menjadi kendala utama karena akses jalan masih ditutup dan Ketua RW bersikukuh menolak rencana uji coba tersebut.
Warga menolak pembukaan jalan tembus tersebut dengan alasan persoalan hukum terkait akses jalan masih berproses. Mereka meminta Pemkot Malang menghormati proses hukum yang belum berkekuatan hukum tetap sebelum menjalankan uji coba.
Ketua RW 12 setempat Yusuf mengatakan, setidaknya terdapat tiga proses hukum yang masih berjalan. Yakni gugatan class action yang masih dalam proses kasasi, gugatan terkait Amdal yang masih dalam tahap banding, serta perkara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

"Kami melihat pihak Pemkot memaksakan kehendak sehingga nampak melanggar hukum. Prinsipnya, mereka tidak mengindahkan proses hukum," ujarnya.
Akibat penolakan tersebut, rencana uji coba yang sedianya diberlakukan hari ini belum dapat dilaksanakan. Warga tetap mempertahankan penutupan akses dan menegaskan tidak akan membuka jalan tersebut untuk dilalui.
"Ditutup sampai tidak dilewati," tegasnya.
Ketua RW juga menegaskan warga tidak menolak secara membabi buta. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk keberatan terhadap rencana Pemkot Malang yang dinilai tetap memaksakan uji coba ketika proses hukum masih berjalan.
Ia juga mengklaim warga telah memberikan respons resmi terhadap surat yang dikirimkan Pemkot Malang terkait rencana uji coba. Namun, sebaliknya, surat-surat yang dikirimkan warga kepada pemerintah disebut belum mendapatkan jawaban.
"Kami selalu menjawab surat yang dilayangkan pihak Pemkot, seperti rencana uji coba ini. Sudah kami tanggapi resmi. Tidak ada satu pun jawaban surat dari yang sudah kami layangkan, baik secara khusus maupun terbuka," katanya.

Meski penolakan berlangsung tegas, Ketua RW meminta warga tidak terpancing emosi maupun melakukan tindakan anarkis. Ia mengaku telah mengimbau masyarakat untuk menahan diri dalam menghadapi situasi tersebut.
"Kami menyambut tamu yang datang dengan baik, dengan itikad baik. Jangan sampai terprovokasi anarkisme. Kami punya hak untuk membela diri," ujarnya.
Dengan masih tertutupnya akses dan penolakan warga yang belum mereda, rencana uji coba fungsional jalan tembus Griya Shanta–Candi Panggung pada Senin ini akhirnya belum dapat berjalan sesuai rencana Pemkot Malang.
Warga pun menegaskan akan tetap mempertahankan sikap penolakan hingga ada kepastian terkait proses hukum yang sedang mereka tempuh.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....