Warga Tantang Wali Kota Malang Datang ke Griya Shanta

  • 27 Jul 2026 12:13 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Polemik rencana uji coba jalan tembus Griya Shanta–Candi Panggung tidak hanya berujung pada penolakan warga. Ketua RW setempat kini mendesak Wali Kota Malang Wahyu Hidayat turun langsung menemui masyarakat untuk membuka dialog mengenai persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut.

Ia menilai komunikasi antara Pemkot Malang dengan warga selama ini belum berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan, ia mengklaim tidak pernah ada respons yang memadai atas surat-surat yang telah dikirimkan warga terkait persoalan jalan tembus.

Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mengeluarkan kebijakan dari balik meja. Wali Kota sebagai kepala daerah, kata dia, seharusnya hadir langsung untuk mendengar persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Ini sudah belasan tahun tidak ada respons dari Pemkot. Datanglah. Wali Kota ke sini," ujarnya Senin 27 Juli 2026.

Ia bahkan menyinggung kehadiran kepala daerah saat masa pemilihan. Menurutnya, setelah mendapatkan dukungan masyarakat, pemerintah semestinya tetap hadir dan menjalin komunikasi dengan warga.

"Datang, lah, Wali Kota ke sini, minta dicoblos, selesai, jadi. Setelah itu enggak pernah menginjakkan, apalagi kulonuwun ke sini. Enggak pernah," katanya.

Ia meminta persoalan tersebut tidak dibebankan kepada warga. Menurutnya, jika Pemkot Malang memiliki alasan dan dasar yang kuat untuk melanjutkan rencana uji coba jalan, maka hal itu seharusnya disampaikan secara terbuka melalui dialog langsung.

"Kalau pertanyaan itu, tanya ke Wali Kota, jangan ke kami. Kami tidak pindah. Kami tetap di sini. Wali Kota itu yang ganti-ganti," tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pejabat pemerintah mendapatkan mandat dari masyarakat dan digaji melalui uang rakyat. Karena itu, ia menilai pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan sekaligus membuka ruang komunikasi ketika muncul persoalan dengan warga.

"Pejabat kami yang bayar, rakyat yang bayar melalui pajak. Tetapi mereka tidak melayani kami sebagaimana mestinya," ujarnya.

Ia pun secara terbuka meminta Wali Kota Malang hadir langsung ke kawasan Griya Shanta. Menurutnya, kehadiran Wali Kota dapat menjadi momentum untuk mencari jalan keluar tanpa harus memperpanjang ketegangan antara warga dan pemerintah.

"Pinginnya Wali Kota ke sini. Datang ke sini, gentle. Jangan hanya minta suara saja," pungkasnya.

Sementara itu, terkait potensi gesekan yang sempat terjadi di sekitar lokasi, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti identitas seluruh orang yang berada di lapangan. Ia menyebut situasi yang memanas dapat memicu emosi dari berbagai pihak.

Sebagai Ketua RW, ia mengaku telah meminta warga untuk tetap menahan diri. Warga setempat juga menggunakan tanda khusus berupa pakaian merah putih dengan inisial tertentu sebagai penanda agar dapat dibedakan dari pihak lain yang berada di lokasi.

"Kami berusaha memakai baju merah putih dengan inisial sebagai tanda itu warga kami. Kalau ada yang berbaju beda, itu bukan termasuk," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....