SMA Plus Al Falah Al Makky Bekali Siswa Keterampilan Produk Kulit

  • 14 Jul 2026 12:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - SMA Plus Al Falah Al Makky Gondanglegi Kabupaten Malang terus memperkuat pendidikan berbasis keterampilan bagi para siswanya. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan pendampingan pembuatan produk kulit yang digelar sebagai bekal menghadapi kehidupan dan dunia kerja di masa mendatang.

Ketua Panitia Pendampingan Pembuatan Produk Kulit SMA Plus Al Falah Al Makky, Nadhim Asyrafan, mengatakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi keinginan sekolah untuk tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, lembaga pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menyiapkan generasi muda yang mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan di masa depan, termasuk melalui penguasaan keterampilan yang bernilai ekonomi.

"Kami mendapat amanah dari orang tua untuk mencerdaskan anak-anak. Namun, kecerdasan itu tidak hanya dalam bidang akademik, melainkan juga kemampuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal mereka dalam kehidupan nyata," kata Nadhim, Selasa (14/7/2026).

Ia menjelaskan, pelatihan pembuatan produk kulit dipilih karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam proses perancangan hingga pembuatan sebuah produk. Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong untuk mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan kemampuan berinovasi.

Ketua Panitia Pendampingan Pembuatan Produk Kulit SMA Plus Al Falah Al Makky, Nadhim Asyrafan.(Foto: RRI/Syamsuddin)

Nadhim menuturkan, program tersebut mengusung tema "Berkarya, Belajar, Rajin, dan Kreatif: Mengasah Keterampilan Merancang serta Daya Saing". Tema itu menjadi landasan untuk membangun karakter siswa yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki semangat berkompetisi secara sehat.

"Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ilmu, wawasan, dan keterampilan merancang produk berbahan kulit. Namun lebih dari itu, kami ingin mengasah daya saing siswa agar kelak menjadi pribadi yang unggul dan mampu meraih kesuksesan," ujar Nadhim yang juga tenaga pendidik di sekolah itu.

Menurutnya, keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi modal berharga bagi siswa untuk mengembangkan usaha mandiri maupun memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini. Dengan demikian, para siswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga berpeluang menjadi pencipta lapangan kerja di masa depan.

Melalui program keterampilan seperti ini, SMA Plus Al Falah Al Makky berupaya menyeimbangkan pendidikan akademik dengan penguatan kompetensi vokasional guna mencetak lulusan yang berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....