Sopir Angkot Ancam Tolak Operasional Trans Jatim Koridor 2

  • 25 Jun 2026 16:19 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Para sopir angkutan kota (angkot) mengancam akan menghentikan paksa operasional Bus Trans Jatim jika pemerintah tidak segera membenahi regulasi dan penempatan halte yang dinilai tumpang tindih.

Ancaman ini muncul setelah para sopir yang tergabung dalam berbagai jalur trayek merasa aspirasi mereka selama ini hanya didengar tanpa ada tindakan nyata dari pemerintah daerah. Mereka merasa ruang gerak untuk mencari nafkah semakin dipersempit oleh kehadiran bus rapid transit (BRT) tersebut.

Ketua Angkot Jalur AG Kota Malang, Sony Junaedi menegaskan, jika formulasinya tidak diubah, para sopir sepakat untuk menolak kehadiran armada bus tersebut di jalur mereka. Tuntutan utama mereka adalah pembatasan rute bus agar hanya melayani penumpang dari terminal ke terminal.

"Kalau dari sopir angkot sendiri tuntutan tidak dipenuhi, yang namanya Trans Jatim ya enggak boleh operasi. Teman-teman minta gitu," ujar Sony kepada wartawan usai menemui Dishub Kota Malang, Kamis 25 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa para sopir sebenarnya siap berbagi jalan, asal ada asas kesejahteraan yang seimbang. Saat ini, kondisi di lapangan dinilai sudah sangat kritis bagi keberlangsungan hidup para sopir angkot. Penempatan halte koridor satu yang terlalu rapat dengan rute angkot dituding menjadi penyebab utama merosotnya pendapatan mereka secara drastis.

Parahnya lagi, di tengah evaluasi koridor satu yang belum rampung, pemerintah justru berencana meluncurkan koridor dua. Rencana ini langsung mendapat penolakan keras karena dianggap akan memperluas area konflik horizontal antar-moda transportasi.

Sopir angkot berharap Dinas Perhubungan dan jajaran Pemkot Malang segera membuka ruang dialog yang riil sebelum situasi di jalanan berujung pada aksi penahanan armada. Mereka menegaskan perjuangan ini murni demi menyambung hidup ribuan keluarga sopir yang menggantungkan nasib pada angkutan kota.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....