Pengurus Baru Baznas Kota Probolinggo Dilantik, Fokus Perluas Penghimpunan Zakat

  • 24 Jun 2026 18:35 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo - Kepengurusan baru Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo periode 2026-2031 resmi dilantik oleh Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, di Gedung Puri Manggala Bhakti, Selasa (23/6/2026).

Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa kerja baru Baznas dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah guna mendukung pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Wali Kota Probolinggo Nomor 100.3.3.3/259/Kep/425.019/2026 tentang Pengangkatan Ketua dan Wakil Ketua Baznas Kota Probolinggo Periode 2026-2031.

Berdasarkan keputusan tersebut, Imanuddin Abil Fida ditetapkan sebagai Ketua Baznas Kota Probolinggo. Adapun Ahmad Fais dipercaya sebagai Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Amanal Khoifin sebagai Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Azam Fikri sebagai Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, serta Heri Wijayani sebagai Wakil Ketua IV Bidang Administrasi, SDM dan Umum.

Usai pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas, Ketua Baznas Kota Probolinggo Imanuddin Abil Fida menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran lembaga tersebut selama lima tahun ke depan.

Menurutnya, terdapat tiga program prioritas yang akan dijalankan, yakni penguatan tata kelola internal, pemerataan pendistribusian zakat, serta digitalisasi layanan dan publikasi agar pengelolaan zakat semakin transparan.

"Kami juga akan memperluas penghimpunan zakat dari sektor non-ASN dan mengarahkan pemanfaatannya pada program-program produktif yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," kata Imanuddin.

Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan Baznas memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial, terutama kemiskinan.

Ia menilai potensi zakat di Kota Probolinggo masih sangat besar dan perlu digarap secara maksimal melalui berbagai inovasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Potensi zakat di Kota Probolinggo masih sangat besar. Saya berharap kepengurusan yang baru mampu menghadirkan inovasi dan strategi yang tepat sehingga penghimpunan zakat semakin meningkat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujarnya.

Wali kota juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dunia usaha, serta masyarakat agar dana zakat dapat dikelola secara profesional dan tepat sasaran.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, unsur Forkopimda, Kementerian Agama, Kementerian Haji, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kadin, HIPMI, pimpinan perbankan daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....