BPS Kota Malang Launching Sensus Ekonomi 2026, Warga Diminta Terbuka Berikan Data
- 15 Jun 2026 19:58 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mengajak masyarakat untuk terbuka dalam memberikan data saat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data dari masyarakat dinilai penting untuk menghasilkan gambaran ekonomi daerah yang akurat.
Kepala BPS Kota Malang, Umar Syarifuddin, saat melaunchng Sensus Ekonomi di Balaikota Malang Senin 15 Juni 2026 mengatakan keterbukaan warga menjadi salah satu kunci keberhasilan sensus. Sebab, data yang dihimpun nantinya akan digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan.
Menurut Umar, masih ada kemungkinan sebagian masyarakat merasa ragu memberikan informasi kepada petugas sensus. Karena itu, BPS terus melakukan sosialisasi agar warga memahami tujuan pendataan.
“Kami membutuhkan data tersebut sebagai dasar perencanaan pembangunan dan lain-lain. Data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sangat penting,” ujar Umar.
Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya sekadar pendataan, tetapi menjadi upaya untuk mengetahui kondisi perekonomian masyarakat, termasuk perkembangan sektor usaha di Kota Malang.
Untuk menjaga kelancaran kegiatan, BPS Kota Malang telah berkoordinasi dengan pemerintah wilayah mulai dari kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.
"Koordinasi tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui keberadaan petugas yang akan datang melakukan pendataan, sehingga proses sensus dapat berjalan aman dan lancar," kata Umar.
Umar berharap masyarakat Kota Malang dapat menerima petugas Sensus Ekonomi 2026 serta memberikan informasi sesuai kondisi yang sebenarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....