RAPI Kota Malang Gelar Urban Disaster Communication 2026

  • 15 Jun 2026 18:59 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Urban Disaster Communication Intercessory 2026 digelar oleh Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Malang pada 13–14 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di area Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan anggota RAPI dalam berkomunikasi saat terjadi kondisi darurat dan kebencanaan. Kesiapan komunikasi dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penanganan bencana.

Ketua RAPI Kota Malang, Yudhi Lukman, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk melatih anggota agar mampu menjalankan peran komunikasi secara efektif ketika terjadi bencana. Pelatihan juga menjadi sarana meningkatkan kesiapsiagaan anggota dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Tujuannya untuk melatih seluruh anggota RAPI Malang Kota yang diwakili dari lokal-lokal untuk berlatih bagaimana cara berkomunikasi dalam keadaan darurat,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Menurut Yudhi, komunikasi merupakan tugas pokok dan fungsi utama yang diemban oleh RAPI. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi kebencanaan perlu terus diasah melalui berbagai kegiatan pelatihan.

Ia menjelaskan bahwa dalam kondisi bencana, informasi yang cepat dan akurat sangat dibutuhkan oleh masyarakat maupun petugas di lapangan. Karena itu, keterampilan komunikasi menjadi salah satu aspek yang harus dimiliki oleh setiap anggota RAPI.

“Komunikasi di saat bencana ini memang sangat-sangat perlu dilatihkan lagi karena memang sehari-hari kita semua berkomunikasi melalui udara,” jelasnya.

Kegiatan Urban Disaster Communication Intercessory 2026 diikuti sebanyak 46 peserta yang berasal dari berbagai lokal RAPI Kota Malang. Seluruh peserta dibagi ke dalam dua tim untuk mengikuti simulasi dan pelatihan di area BPBD Kota Batu.

Peserta simulasi mendirikan Radio Pancar Ulang di lokasi kejadian

Para peserta mendapatkan berbagai materi dan praktik terkait komunikasi darurat, koordinasi lapangan, serta penanganan informasi saat terjadi bencana. Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis maupun kesiapan mental peserta.

Yudhi berharap kegiatan ini mampu mencetak anggota RAPI yang lebih siap dan profesional dalam mendukung penanganan bencana. Selain itu, kegiatan serupa diharapkan dapat diikuti oleh anggota RAPI dari berbagai daerah di Jawa Timur maupun Indonesia.

“Harapan saya anggota RAPI Malang Kota lebih siap, lebih mumpuni dalam menghadapi segala mara bahaya maupun kebencanaan,” katanya.

Sementara itu, salah satu peserta, Nurtono, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. “Alhamdulillah dengan mengikuti kegiatan Urban Disaster saat ini untuk RAPI menambah wawasan bagi kami. Saya dapat ilmu yang sangat bermanfaat untuk penanggulangan bencana ini,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....