Hari Lingkungan Hidup 2026, Ratusan Relawan Bersihkan Sungai dan Sumber Air
- 09 Jun 2026 06:51 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Semangat kolaborasi lintas sektor mewarnai peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 di Kota Batu. Lebih dari 100 relawan dari berbagai komunitas, instansi pemerintah, akademisi, dan masyarakat terlibat dalam aksi bersih sungai dan sumber mata air di kawasan Sumber Ndollo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Sabtu 6 Juni 2026.
Kegiatan yang digagas dalam gerakan Sabers Pungli ke-190 tersebut berhasil membersihkan sekitar 300 meter aliran sungai, jauh melampaui target awal yang hanya 100 meter.
Aktivis lingkungan sekaligus penggerak Sabers Pungli, Dodik Eko Wahyudi, mengatakan antusiasme masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut.
"Tujuan kami menumbuhkan dan menjaga semangat kesadaran terlibat dari masyarakat juga tumbuh dengan baik. Terbukti saat kami merencanakan kegiatan tersebut, ternyata masyarakat sudah merespons lebih dulu dengan melakukan bersih-bersih secara mandiri," ujarnya dalam program Halo RRI, Senin 8 Juni 2026.
Menurut Dodik, tingginya partisipasi warga membuat cakupan area pembersihan bertambah hingga tiga kali lipat dari rencana semula.
"Yang awal sebenarnya kami bersih-bersih sungai itu kurang lebih cuma 100 meter. Dengan banyaknya masyarakat yang terlibat, hampir 300 meter sungai yang kemarin dibersihkan," katanya.
Aksi tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari warga Desa Sidomulyo, Karya Bunda Community (KBC), Komunitas Pemakai Air (KOMPAG), Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, mahasiswa Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, hingga Universitas Tribhuwana Tunggadewi.
Tidak hanya melakukan pembersihan, para peserta juga mengikuti diskusi "Ngobrol Ekologi" untuk membahas upaya pelestarian sumber daya air secara berkelanjutan.
Dodik menilai kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
"Banyak pihak yang terlibat, mulai masyarakat, komunitas, instansi pemerintah sampai akademisi. Alhamdulillah kegiatan kemarin berlangsung lancar," ungkapnya.
Ia berharap model kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan di wilayah lain di Kota Batu.
"Kami ini membangun kesadaran masyarakat untuk terlibat dalam menjaga lingkungan, salah satunya memang sungai," tegas Dodik.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dengan tiga agenda utama, yakni membersihkan sumber mata air, membersihkan aliran sungai, dan edukasi lingkungan kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....