YJI Belum Temukan Kasus Jantung Rematik pada Skrining Awal di Kota Batu
- 07 Jun 2026 11:12 WIB
- Malang
RRI.COID, Batu - Pelaksanaan skrining Penyakit Jantung Rematik (PJR) yang dilakukan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) pada anak-anak di Kota Batu hingga saat ini belum menemukan adanya kasus pada peserta yang diperiksa. Meski demikian, proses pemantauan dan pemeriksaan lanjutan tetap disiapkan apabila ditemukan indikasi penyakit tersebut.
Ketua Bidang Medis sekaligus Project Director Rheumatic Heart Disease Screening YJI, dr. Ario Soeryo Kuntjoro, mengatakan hasil pemeriksaan awal belum menunjukkan adanya temuan kasus jantung rematik. Namun seluruh hasil skrining tetap didokumentasikan sebagai bagian dari upaya deteksi dini.
“Saat ini belum ada temuan. Sekiranya ada temuan, kami akan mencatat tentunya dan kemudian akan mengirimkan ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap untuk alat-alatnya,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, kegiatan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap skrining awal. Karena itu, setiap indikasi yang ditemukan masih memerlukan pemeriksaan lanjutan menggunakan peralatan medis yang lebih lengkap dan detail.
Pemeriksaan lanjutan bertujuan memastikan apakah peserta benar-benar mengarah pada penyakit jantung rematik atau tidak. Langkah tersebut penting untuk menghindari kesalahan diagnosis dan memastikan penanganan yang tepat.
Dr. Ario menjelaskan bahwa peserta yang menunjukkan tanda-tanda mengarah ke penyakit jantung rematik akan dirujuk untuk pemeriksaan lebih mendalam. Proses tersebut dilakukan agar kondisi kesehatan anak dapat diketahui secara lebih akurat.
“Nanti biasanya, kita ini kan sifatnya screening. Jadi nanti kita akan pastikan lagi dengan alat yang lebih detail,” jelasnya.
Apabila hasil pemeriksaan lanjutan mengonfirmasi adanya indikasi penyakit jantung rematik, pasien akan mendapatkan penanganan medis sedini mungkin. Penanganan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih berat.
“Sekiranya ada tanda-tanda memang ke arah penyakit jantung rematik, nanti kita akan memberikan obat-obatan yang sifatnya sebagai prevensi supaya prosesnya tidak berkembang lebih berat ke depan,” tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....