Pemkot Batu Raih WTP ke-11 Berturut-turut dari BPK RI

  • 03 Jun 2026 14:02 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Pemerintah Kota Batu kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Raihan tersebut menjadi capaian ke-11 kali secara berturut-turut yang berhasil dipertahankan oleh Pemkot Batu.

Predikat WTP tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Batu dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Capaian ini juga menjadi indikator bahwa pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Plt Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempertahankan prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh jajaran pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi, staf, serta elemen masyarakat yang telah bekerja keras mempertahankan tradisi prestasi ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, opini WTP diberikan karena laporan keuangan Pemkot Batu telah memenuhi standar akuntansi pemerintahan yang berlaku secara nasional. Selain itu, seluruh perangkat daerah dinilai mampu menyajikan laporan keuangan secara akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Heli, mempertahankan opini WTP selama sebelas kali berturut-turut bukan perkara mudah. “Prestasi ini merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran Pemkot Batu dalam mengelola keuangan daerah yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” terangnya.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI dilakukan pada Jumat (29/5/2026) di Kantor Perwakilan BPK RI Jawa Timur. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Plt. Wali Kota Batu Heli Suyanto bersama Ketua DPRD Kota Batu.

BPK RI memberikan opini WTP berdasarkan empat kriteria utama, yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan informasi keuangan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian internal. Pemkot Batu dinilai mampu memenuhi seluruh indikator tersebut dengan baik dan terus melakukan perbaikan tata kelola aset daerah secara berkelanjutan.

Heli menegaskan raihan WTP ke-11 harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Ia juga menekankan komitmen Pemkot Batu untuk terus memperkuat digitalisasi sistem keuangan serta mempererat sinergi antara eksekutif dan legislatif demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan warga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....