Pemkot Batu Kaji Ulang Landing Zone Paralayang Songgokerto
- 03 Agt 2026 10:20 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Wali Kota Batu Nurochman menyatakan pemerintah daerah akan meninjau kembali kondisi area pendaratan atau landing zone paralayang di Lapangan Songgomaruto, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu. Langkah tersebut dilakukan menyusul munculnya sejumlah bangunan di sekitar kawasan yang dinilai berpotensi mengganggu aktivitas olahraga paralayang.
Menurut Nurochman, pemerintah akan segera melakukan survei dan pemetaan terhadap luas lahan yang masih tersedia di kawasan tersebut. Hasil kajian itu nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun rencana pembenahan fasilitas secara menyeluruh.
"Fasilitasi terkait landing zone ya, ini harus kita review. Ada mulai beberapa bangunan di sekitarnya mulai berdiri," ujar Nurochman, Senin (3/8/2026).
Ia menegaskan bahwa keberadaan bangunan di sekitar lokasi dapat memengaruhi aspek keselamatan para atlet.
Pemerintah Kota Batu juga berencana menjalin komunikasi dengan masyarakat yang berada di sisi barat kawasan landing zone. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya bangunan baru yang berpotensi mengurangi kelayakan area pendaratan.
Nurochman mengatakan keselamatan menjadi faktor utama dalam penataan kawasan tersebut. Menurut dia, keberadaan landing zone yang ideal sangat penting untuk mendukung aktivitas atlet, termasuk peserta dari tingkat internasional.
"Kuatirnya nanti di situ berdiri bangunan yang akhirnya menjadi landing zone-nya tentu tidak ideal dan safety-nya tidak terpenuhi," terangnya. Ia memastikan proses survei dan pemetaan akan dilakukan dalam beberapa bulan ke depan.
Selain menata area pendaratan, Pemerintah Kota Batu juga akan mengidentifikasi berbagai fasilitas pendukung yang masih perlu ditambahkan. Fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kawasan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.
Nurochman menjelaskan bahwa pemerintah belum berencana memperluas area landing zone sebelum hasil kajian selesai dilakukan. Di sisi lain, pemerintah juga akan memperkuat kolaborasi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan tersebut.
"Kalau di landing zone-nya coba kita akan petakan, mungkin tidak diperluas ya. Karena itu akan menentukan para atlet internasional yang sangat berhitung terkait dengan safety-nya," pungkasnya. Penataan kawasan itu nantinya akan difokuskan pada aspek keselamatan, kelayakan fasilitas, serta penguatan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....