Proyek JLKT Terus Berprogres, Ratusan Patok Telah Terpasang

  • 31 Mei 2026 20:52 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo - Proyek penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT) di kawasan Bromo terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga awal Mei 2026, ratusan patok telah terpasang sebagai bagian dari pengerjaan jalur yang diharapkan dapat mendukung penataan kawasan wisata strategis nasional tersebut.

Direktur PT Tata Bangun Asia, Ahmad Muntaha, mengatakan hingga saat ini sedikitnya 300 patok telah dipasang di sepanjang jalur yang sedang dikerjakan. Pemasangan dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana teknis yang telah ditetapkan.

Menurutnya, seluruh material proyek didistribusikan melalui pintu masuk Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Jalur tersebut dipilih karena dinilai paling memungkinkan untuk mendukung kelancaran distribusi material menuju lokasi pekerjaan.

“Jalur Cemoro Lawang yang paling memungkinkan untuk distribusi material proyek. Namun pengerjaan kami mulai dari arah Watu Gede, Kabupaten Malang,” ujarnya, Minggu (31/5/2026).

Pengerjaan proyek dilakukan setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB dengan melibatkan dua unit ekskavator dan belasan tenaga kerja yang bekerja di lapangan.

Ahmad menjelaskan, secara umum progres pekerjaan masih berjalan sesuai target. Meski demikian, kondisi cuaca di kawasan pegunungan menjadi salah satu tantangan yang kerap dihadapi selama proses pembangunan berlangsung.

“Walaupun cuaca masih menjadi kendala karena kadang hujan. Itu bisa menghambat pekerjaan di lapangan,” katanya.

Untuk mempercepat proses pemasangan, sekitar seribu patok telah didistribusikan ke sejumlah titik pekerjaan. Patok-patok tersebut disiapkan di beberapa lokasi strategis sehingga proses pemasangan dapat dilakukan lebih efisien.

Sementara itu, Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Endrip Wahyutama Pranata, memastikan pelaksanaan proyek tidak mengganggu aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo.

Menurutnya, arus kunjungan wisatawan tetap berjalan normal dan berbagai destinasi wisata di kawasan Bromo masih dapat diakses oleh pengunjung seperti biasa.

“Pengerjaan berjalan lancar dan tidak mengganggu arus pengunjung. Pariwisata juga masih terus berjalan,” ujarnya.

Pembangunan Jalur Lingkar Kaldera Tengger menjadi bagian dari upaya penataan kawasan Bromo agar semakin tertata, aman, dan nyaman bagi wisatawan. Selain mendukung aksesibilitas, proyek tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas destinasi wisata sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi di sekitar Kaldera Tengger.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....