Minyak Goreng dan Beras Langka, Pemkot Malang Koordinasi dengan Bulog

  • 01 Jun 2026 05:03 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Pemerintah Kota Malang berkoordinasi dengan Bulog untuk mengantisipasi keterbatasan pasokan beras dan minyak goreng di sejumlah pasar menjelang Hari Raya Iduladha. Langkah tersebut dilakukan menyusul temuan sejumlah komoditas yang mulai sulit ditemukan di pasaran.

"Terkait dengan minyak goreng dan beras yang tidak ada, kita diminta koordinasi dengan Bulog. Karena Bulog yang harus menyediakan pada pasar," kata Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Minggu 31 Mei 2026

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

Wahyu menjelaskan, koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Timur saat pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Iduladha. Menurutnya, Bulog memiliki peran penting dalam memastikan pasokan beras dan minyak goreng tetap tersedia di pasar.

Ia menilai kondisi yang terjadi di Pasar Klojen tidak sepenuhnya disebabkan kelangkaan barang. Pasar tersebut memiliki karakteristik konsumen yang lebih banyak mencari produk premium dibandingkan komoditas bersubsidi maupun kebutuhan pokok dengan harga menengah.

Karena itu, sejumlah komoditas seperti beras medium dan minyak goreng rakyat tidak banyak diperjualbelikan oleh pedagang setempat. Meski demikian, Pemkot Malang tetap meminta Bulog menyiapkan pasokan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Selain memastikan ketersediaan stok, Pemkot Malang juga terus memantau perkembangan harga sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan.

" Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengendalikan inflasi daerah,"ucapnya.

Wahyu berharap koordinasi antara pemerintah daerah, Bulog, dan para pelaku usaha dapat menjaga ketersediaan bahan pokok sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan menjelang Iduladha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....