Bupati Malang Suarakan Urgensi Perbaikan Jalur Provinsi Turen-Sendang Biru

  • 26 Mei 2026 08:36 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Kondisi infrastruktur jalan yang mantap menjadi urat nadi utama bagi pergerakan ekonomi dan distribusi hasil bumi di wilayah selatan Kabupaten Malang.

Saat ini, percepatan perbaikan dan pelebaran jalan provinsi yang menghubungkan jalur Turen hingga Sendang Biru menjadi prioritas mendesak agar mobilitas warga dan pelaku usaha dapat berjalan lebih optimal.

Langkah taktis kini tengah didorong agar pihak Kecamatan Sumbermanjing Wetan segera mengajukan surat permohonan resmi kepada Gubernur Jawa Timur guna mempercepat realisasi proyek tersebut. Penanganan ini dirasa kian mendesak mengingat beberapa titik penghubung antar-wilayah sudah mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Kondisi riil di lapangan mengenai jalur ini ditegaskan secara langsung oleh Bupati Malang Sanusi saat meninjau wilayah tersebut:

“Rupanya di wilayah Sumberagung dan Argotirto kondisinya sudah cukup parah. Nanti jalannya akan diperbaiki dan dilebarkan agar masyarakat lebih nyaman,” ujar Bupati Malang.

Akses jalan yang memadai dinilai sangat krusial mengingat koridor Turen hingga Sendang Biru merupakan pusat pertumbuhan baru. Di sepanjang jalur ini, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah berkembang sangat pesat.

Sektor inilah yang turut membawa Kabupaten Malang sukses meroket hingga berhasil meraih peringkat kedua pertumbuhan ekonomi terbaik di Jawa Timur pada tahun 2025.

Selain sektor UMKM, infrastruktur yang mumpuni akan mempermudah mobilitas layanan publik, termasuk pelayanan kesehatan di fasilitas vital seperti Puskesmas Sumbermanjing Wetan dan Puskesmas Sitiarjo agar tetap humanis dan optimal.

Kelancaran jalur logistik ini pada akhirnya akan berdampak langsung pada sektor pertanian. Salah satu wilayah yang memiliki potensi pertanian dan perkebunan melimpah adalah Desa Sitiarjo. Saking melimpahnya, hasil bumi dari kawasan ini dinilai mampu menyokong program ketahanan pangan di tingkat nasional.

Kekayaan alam dan kesuburan tanah ini senantiasa disyukuri oleh masyarakat setempat melalui kearifan lokal yang terjaga erat. Warga Desa Sitiarjo secara rutin menggelar selamatan desa yang dikenal dengan tradisi "Encek-Encek".

Tradisi sedekah hasil bumi ini bukan sekadar ritual adat, melainkan momentum luhur untuk memanjatkan doa keselamatan, keberkahan rezeki, serta merawat semangat gotong royong dan kerukunan antardusun demi mewujudkan desa yang maju dan sejahtera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....