Harga Kambing Kurban Naik Menjelang Iduladha 1447 Hijriah

  • 25 Mei 2026 09:33 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga kambing kurban di sejumlah lapak mulai mengalami kenaikan. Kenaikan harga disebut mencapai Rp500 ribu hingga Rp1 juta dibanding hari biasa.

Pemilik lapak kambing di Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Hernando Saputra, mengatakan kenaikan harga terjadi seiring meningkatnya permintaan hewan kurban. Meski demikian, stok kambing di lapaknya masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kalau dari hari biasa itu naik sekitar Rp500 ribu sampai Rp1 jutaan,” ujarnya saat ditemui di kandangnya, Senin (25/5/2026).

Henando pemilik lapak kambing kurban

Hernando menjelaskan harga kambing kurban paling murah di lapaknya berada di kisaran Rp2 jutaan. Harga tersebut berlaku untuk kambing yang telah memenuhi syarat sah kurban.

“Kalau untuk kurban minimal harga Rp2 jutaan. Itu sudah poel, sesuai umur, dan sehat,” katanya.

Ia menyebut saat ini terdapat sekitar 300 ekor kambing yang tersedia di lapaknya. Menurutnya, jumlah penjualan setiap tahun rata-rata mencapai sekitar 300 ekor.

“Setiap tahun rata-rata paling 300 ekoran laku,” jelas Hernando.

Dibandingkan tahun lalu, tingkat penjualan kambing kurban disebut relatif stabil. Hal itu didukung oleh pelanggan tetap yang rutin membeli hewan kurban di tempatnya.

“Kalau dibanding tahun lalu hampir sama, soalnya sudah ada langganan,” terangnya.

Selain melayani pembelian langsung di kandang, Hernando juga menerima pemesanan secara daring. Konsumen dapat memilih kambing melalui foto yang dikirim lewat aplikasi WhatsApp 089613047467.

“Bisa offline langsung ke kandang, bisa juga lewat foto di WA,” ungkapnya.

Terkait perawatan hewan, Hernando mengaku menangani kesehatan kambing secara mandiri. Jika ada kambing yang sakit, pihaknya langsung memberikan pengobatan dan perawatan sendiri.

“Nggak ada kerjasama khusus. Kalau nggak sehat, dikasih obat sendiri dan dirawat sendiri,” tambahnya.

Hernando juga membagikan tips memilih kambing kurban yang baik kepada masyarakat. Ia mengimbau pembeli memastikan usia kambing sudah cukup, sehat, dan tidak memiliki cacat fisik.

“Minimal usia satu tahun, giginya sudah poel, nggak ada cacat, dan sehat,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....