Pemulung dan Sopir Truk Sampah Kabupaten Malang Terima Bantuan Sembako
- 23 Mei 2026 10:10 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Puluhan pemulung dan sopir truk sampah di Kabupaten Malang menerima paket bantuan sembako. Mereka menerima bantuan tersebut saat acara sambang Tempat Pemprosesan Akhir Talangagung. Para penggiat sampah ini juga mendapat kepastian pendaftaran kepesertaan jaminan kesehatan dari pemerintah.
Petugas kebersihan dari tiga wilayah TPA menghadiri kegiatan yang berlangsung dengan dialog tersebut. Wilayah tersebut meliputi TPA Paras Poncokusumo, TPA Randugading Singosari, dan TPA Talangagung Kepanjen. Pemberian bantuan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras mereka menjaga kebersihan daerah.
Bupati Malang, HM Sanusi, menegaskan pentingnya perlindungan kesehatan bagi para petugas lapangan tersebut.
"Jika ada yang belum mempunyai BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan agar segera didata melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, sehingga BPJS-nya nanti bisa masuk data BPID Dinas Sosial Kabupaten Malang," ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Selama ini, para petugas garis depan tersebut sangat membantu pemerintah daerah menangani sampah. Apalagi, penanganan sampah kini telah resmi menjadi salah satu fokus prioritas program nasional. Pemerintah Kabupaten Malang sangat menghargai jasa para pemulung serta sopir truk sampah tersebut.
Terkait jaminan sosial, para petugas kebersihan ini akan segera didata untuk program BPJS. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang mendapat instruksi langsung untuk melakukan pendataan menyeluruh. Pendataan ini meliputi kepesertaan aktif BPJS Kesehatan maupun jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.
Nantinya, data para pekerja kebersihan tersebut akan diintegrasikan melalui Dinas Sosial setempat. Langkah integrasi ini bertujuan agar seluruh petugas mendapatkan perlindungan sosial yang layak.
Dalam kesempatan itu, Sanusi juga memaparkan perkembangan sistem pengolahan sampah wilayah. Saat ini, pengelolaan sampah di Kabupaten Malang sudah menjalin kemitraan dengan pihak EPW. Program strategis penanganan sampah yang benar ini juga didukung penuh oleh Pemerintah Denmark.
Pemerintah daerah turut mengajak seluruh kepala desa mendorong gerakan pemilahan sampah rumah tangga. Gerakan tersebut sangat penting karena pemilahan dari rumah menjadi fondasi dasar teknologi pengolahan. Jika sampah terpilah sejak awal, proses kerja para petugas lapangan akan semakin mudah.
Selain mempermudah kerja petugas, pemilahan mandiri ini juga berdampak positif pada efisiensi anggaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....