Kemendikdasmen Soroti Kompetensi Kepala Sekolah Plt

  • 15 Mei 2026 19:06 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - Staf Ahli Bidang Manajemen Talenta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Mariman Darto menyoroti pentingnya penguatan kompetensi kepala sekolah dalam kegiatan Penguatan Program Pendidikan di Kota Batu. Salah satu perhatian utama ialah keberadaan kepala sekolah berstatus pelaksana tugas atau Plt yang masih menjalani proses pelatihan.

Mariman menyampaikan kepala sekolah saat ini wajib mengikuti pelatihan khusus sebelum menjalankan tugas secara penuh. Pelatihan tersebut dinilai penting untuk membangun kemampuan kepemimpinan dan manajerial di lingkungan sekolah.

“Hal lain yang juga menarik sebenarnya tadi kaitannya dengan bagaimana nasib kepala sekolah yang masih Plt. dan masih proses dalam pelatihan calon kepala sekolah,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).

Ia menegaskan proses pembinaan terus dilakukan agar kualitas kepemimpinan sekolah semakin baik.

Menurutnya, seorang kepala sekolah tidak hanya dituntut mampu memimpin lembaga pendidikan. Kepala sekolah juga harus memahami aspek teknis pembelajaran karena berasal dari latar belakang profesi guru.

“Karena kepala sekolah sekarang ini harus mengikuti pelatihan kepala sekolah agar kompetensi manajerialnya bagaimana dia memimpin itu juga bisa,” katanya.

Ia menilai kemampuan memimpin menjadi salah satu kunci kemajuan pendidikan.

Selain kompetensi manajerial, kepala sekolah juga perlu memiliki kompetensi pedagogik dan teknis sebagai pendidik. Hal itu dianggap penting agar kepala sekolah memahami kebutuhan guru maupun peserta didik.

Mariman menambahkan kepala sekolah juga harus memiliki kompetensi sosial dan kultural. Kemampuan tersebut diperlukan untuk membangun komunikasi yang baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

“Dan yang ketiga tentu ada kompetensi sosio-kultural yang juga harus dimiliki oleh guru,” ungkapnya.

Ia berharap penguatan kompetensi ini mampu meningkatkan kualitas tata kelola sekolah.

Dalam forum tersebut, Mariman juga mengapresiasi berbagai masukan yang disampaikan peserta kegiatan. Menurutnya, dialog langsung bersama tenaga pendidikan menjadi sarana penting untuk memahami kebutuhan di daerah.

“Intinya overall Alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan cukup bagus untuk bisa menjelaskan berbagai masukan dari teman-teman hari ini,” terangnya.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....