Biaya Kendaraan Listrik di Malang Bisa Turun hingga 73 Persen, PLN Perluas SPKLU

  • 14 Mei 2026 15:32 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Beralih ke kendaraan listrik dapat memangkas biaya operasional harian hingga 73 persen.

Pengalaman ini dirasakan langsung oleh Candra Dewi, pegawai PLN ULP Malang Kota, yang mencatat pengeluaran kendaraannya turun drastis setelah tidak lagi bergantung pada bahan bakar minyak (BBM).

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang terus memperluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di wilayah Malang Raya sebagai bagian dari program transisi energi nasional yang dicanangkan pemerintah, yakni percepatan penggunaan energi bersih untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Salah satu infrastruktur kunci dalam ekosistem ini adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yaitu fasilitas pengisian daya kendaraan listrik yang dapat diakses masyarakat umum, serupa dengan pom bensin konvensional.

Testimoni Nyata: Dari Rp300 Ribu ke Rp80 Ribu per Bulan

Candra Dewi adalah salah satu bukti konkret manfaat kendaraan listrik dalam keseharian.

Dengan jarak tempuh sekitar 5 kilometer per hari (pulang-pergi dari rumah ke kantor), ia merasakan perbedaan signifikan pada tagihan operasional kendaraannya.

"Dulu biaya operasional kendaraan saya bisa habis sekitar Rp300 ribu per bulan, sekarang hanya sekitar Rp80 ribu saja per bulan setelah menggunakan kendaraan listrik," ujar Candra Dewi, Kamis (14/5/2026).

Selain efisiensi biaya, Candra juga merasakan perbedaan performa kendaraan listrik dibanding kendaraan berbahan bakar bensin, terutama saat melalui jalan menanjak.

"Kalau kendaraan berbahan bakar bensin saat perpindahan agak menanjak terasa nggereng, sedangkan mobil listrik ini stabil dan alus," tambahnya.

Komitmen PLN Perluas Ekosistem EV di Malang Raya

Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menegaskan bahwa perluasan infrastruktur SPKLU dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) merupakan prioritas PLN dalam mendukung transisi energi.

"PLN UP3 Malang siap mendukung percepatan transisi energi melalui pengembangan infrastruktur kendaraan listrik seperti SPKLU dan SPLU. Kami berharap sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Malang dapat semakin mendorong masyarakat untuk mulai menerapkan gaya hidup listrik yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan modern," ujar Agung Wibowo.

Dukungan Pemkab Malang

Pemerintah Kabupaten Malang menyatakan dukungan penuh terhadap upaya elektrifikasi transportasi ini.

Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, yang berkesempatan mencoba langsung kendaraan listrik bersama jajaran PLN UP3 Malang, menilai teknologi ini memberikan manfaat ganda bagi masyarakat.

"Kami mendukung penuh upaya PLN dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik di Kabupaten Malang. Selain mendukung program transisi energi nasional, penggunaan kendaraan listrik juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat karena lebih hemat dan ramah lingkungan," ungkap Lathifah Shohib.

Dengan ekosistem SPKLU yang terus berkembang dan dukungan lintas sektor, PLN UP3 Malang optimistis adopsi kendaraan listrik di Malang Raya akan terus meningkat menuju masa depan transportasi yang lebih hijau dan berkelanjutan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....