Lansia Sumber Keteladanan, Peringatan Hari Lanjut Usia ke-30 di Malang Semarak
- 10 Mei 2026 16:32 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Peringatan Hari Lanjut Usia ke-30 menjadi momentum menegaskan kembali posisi lansia. Mereka bukanlah beban sosial, melainkan sumber keteladanan dan nilai kehidupan.
Hal tersebut mengemuka dalam Senam Lansia Tribulanan yang diselenggarakan Yayasan Gerontologi Abiyoso Kabupaten Malang. Kegiatan berlangsung di Lapangan Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Minggu pagi (10/5). Acara itu mengusung tema “Lansia Terawat, Indonesia Bermartabat, Kabupaten Malang Hebat.”
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar Anwar menyampaikan, lansia adalah fondasi sejarah keluarga. Ia menegaskan bahwa dari tangan para lansia lahir generasi penerus bangsa.
“Di pundak para lansia lah sejarah keluarga dibangun. Dari tangan para lansia lahir generasi-generasi yang hari ini menjadi pemimpin, tenaga pendidik, petani, pedagang, aparat, dan penggerak pembangunan bangsa,” tuturnya.
Atas dasar itu, perhatian terhadap lansia disebut sebagai bentuk penghormatan. Penghormatan itu diberikan atas jasa dan pengabdian mereka sepanjang hayat.
Pemerintah Kabupaten Malang berkomitmen menghadirkan pembangunan yang inklusif bagi seluruh kelompok usia. Tujuannya memastikan lansia dapat menjalani masa tua secara bermartabat.
“Kita ingin memastikan bahwa para lansia di Kabupaten Malang dapat menjalani masa tua yang sehat, produktif, mandiri, dan bahagia,” jelas Budiar Anwar.
Kegiatan senam lansia dinilai bukan sekadar aktivitas olahraga rutin. Kegiatan tersebut merupakan sarana menjaga kesehatan fisik dan mental. Selain itu, acara ini mempererat tali silaturahmi serta membangun semangat hidup positif.
“Semangat inilah yang harus terus kita rawat. Karena usia boleh bertambah, tetapi semangat untuk hidup sehat dan bahagia harus tetap menyala,” ucapnya.
Pada penutup, Budiar Anwar menekankan bahwa kemajuan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik. Kemajuan sejati terlihat dari kemampuan masyarakat menghormati dan memuliakan para lansia.
“Ketika lansia hidup sehat, dihargai, dan terawat dengan baik, maka di situlah martabat bangsa benar-benar terjaga,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....