KA Arjuno Ekspres Dibatalkan, 349 Penumpang di Malang Terdampak

  • 29 Apr 2026 07:35 WIB
  •  Malang
RRI.CO.ID, Malang - Perjalanan KA Arjuno Ekspres relasi Malang–Surabaya Gubeng (pp) pada Rabu (29/4/2026) dibatalkan. Kebijakan ini berdampak pada ratusan pelanggan yang telah merencanakan perjalanan dari Stasiun Malang. Pembatalan ini imbas dari peristiwa kecelakaan di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan tersebut. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyesuaian operasional dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan layanan.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pihaknya memahami dampak pembatalan terhadap pelanggan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan KA Arjuno Ekspres pada 29 April 2026. Penyesuaian operasional ini dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan sebagai prioritas utama,” ujarnya.

KAI mencatat sebanyak 349 pelanggan terdampak pembatalan perjalanan tersebut di Stasiun Malang. Hingga saat ini, sebanyak 95 tiket telah dibatalkan dan diproses pengembalian beanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberlakukan kebijakan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan. Pengajuan refund dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun layanan Contact Center 121, dengan batas waktu maksimal 7 x 24 jam sejak jadwal keberangkatan.

“Selain itu, pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan sesuai ketentuan yang berlaku. KAI mengimbau pelanggan yang belum mengajukan pembatalan agar segera memproses refund atau reschedule melalui kanal resmi,” imbaunya.

KAI juga memastikan kesiapan petugas di stasiun untuk memberikan layanan informasi serta membantu proses pengembalian tiket bagi pelanggan terdampak.



Sementara itu, untuk operasional kereta lainnya, KA Jayabaya pada hari ini tetap beroperasi normal, setelah pada Selasa kemarin tidak beroperasi.
“Adapun insiden KA Dhoho di Blitar tidak berdampak pada perjalanan kereta di wilayah Malang, melainkan hanya menyebabkan keterlambatan pada rangkaian tersebut,” tandasnya.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....